SOPPENG, UJUNGJARI.COM – PT Perseroda Lamatesso Mattappa Soppeng bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna memperkuat model bisnis dan meningkatkan daya saing produk lokal, khususnya industri hasil tembakau atau rokok khas Kabupaten Soppeng.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor PT Perseroda Lamatesso Mattappa Soppeng pada 3 hingga 5 Juni 2026 ini merupakan bagian dari program hilirisasi riset prioritas skema ajakan industri tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Forum tersebut mempertemukan unsur akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi pengembangan industri tembakau daerah yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Perseroda Lamatesso Mattappa Soppeng memfasilitasi pelaksanaan FGD sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan produk unggulan daerah.
Melalui diskusi tersebut, peserta diajak mengeksplorasi berbagai peluang, menggali masukan strategis, serta mengevaluasi model bisnis yang dapat diterapkan untuk memperkuat industri hasil tembakau di Soppeng.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT Perseroda Lamatesso Mattappa Soppeng, Musdar Asman, mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Unhas dan Sentra Hasil Industri Tembakau (SHIT) Soppeng.
“Kami berharap FGD ini mampu melahirkan strategi yang tepat serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pelaku usaha untuk memajukan industri hasil tembakau di Soppeng,” ujarnya.
Menurut Musdar, produk tembakau menjadi salah satu komoditas yang memiliki potensi ekonomi besar bagi daerah.
Karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan memperluas akses pasar agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi, diharapkan hasil riset dan inovasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pengembangan industri tembakau lokal.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Soppeng. (Daus)

