SINJAI, UJUNGJARI.COM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai menaruh perhatian serius terhadap keberlanjutan alam pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Lembaga legislatif ini mendorong pembentukan budaya ramah lingkungan yang diintegrasikan sejak dini kepada generasi muda di Bumi Panrita Kitta.
Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, menyatakan bahwa langkah taktis menjaga kelestarian alam harus diwujudkan melalui kebiasaan kecil yang konsisten di tengah keluarga dan masyarakat. Persoalan lingkungan hidup dinilai tidak akan selesai jika hanya mengandalkan regulasi, melainkan butuh aksi nyata yang masif dari seluruh lapisan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kesadaran lingkungan harus kita bangun sejak dini. Jika anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, mengurangi plastik, dan menanam pohon, maka budaya itu akan terus hidup hingga dewasa,” ujar Andi Jusman.
Sebagai bentuk tanggung jawab konstitusi, DPRD Sinjai memastikan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis yang diinisiasi oleh pemerintah daerah. Fokus dukungan tersebut diarahkan pada program edukasi lingkungan hidup, sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta perluasan program penghijauan di sejumlah ruang publik.
Bagi legislatif, investasi terbaik untuk masa depan Kabupaten Sinjai adalah menjamin kualitas lingkungan yang sehat dan lestari. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersinergi dan konsisten menjaga ekosistem sekitar demi keberlangsungan hidup generasi penerus.
“Lingkungan yang bersih dan hijau adalah warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu. Mari kita jadikan momentum ini sebagai komitmen bersama untuk menjaga bumi Sinjai tetap lestari,” tegasnya.
Melalui fungsi dan kewenangannya, DPRD Sinjai berkomitmen mengawal kolaborasi lintas sektor yang melibatkan jajaran pemerintah, pelaku usaha, serta komunitas lingkungan agar gerakan pelestarian alam ini dapat berjalan secara berkelanjutan. (ADV)

