JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Piala Dunia 2026 akan menghadirkan sejarah baru dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Untuk pertama kalinya, seremoni pembukaan tidak hanya digelar sekali, melainkan tiga kali di tiga negara tuan rumah, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsep unik tersebut dirancang untuk menampilkan identitas budaya masing-masing negara sekaligus menegaskan semangat persatuan dalam turnamen yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim dan mempertandingkan 104 laga.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan bahwa ketiga seremoni akan menjadi perpaduan antara sepak bola, musik, dan budaya dalam sebuah perayaan global.
“Seremoni-seremoni ini akan menyatukan musik, budaya, dan sepak bola dengan cara yang mencerminkan identitas masing-masing negara sekaligus persatuan yang menjadi ciri turnamen ini. Ini adalah cara yang kuat untuk memulai sebuah perayaan global yang sesungguhnya,” ujar Infantino.
Menurut laporan Time, seluruh seremoni akan terhubung oleh satu tema kreatif yang sama, yakni interpretasi ulang trofi Piala Dunia dari sudut pandang budaya masing-masing negara tuan rumah.
Meksiko Jadi Pembuka
Piala Dunia 2026 akan resmi dibuka di Estadio Azteca, Mexico City, pada 11 Juni 2026. Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung sebelum laga perdana antara Timnas Meksiko melawan Timnas Afrika Selatan.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menjanjikan sebuah pertunjukan yang bersejarah dan luar biasa.
FIFA menjelaskan bahwa konsep seremoni Meksiko terinspirasi dari seni tradisional “papel picado”, yakni kerajinan potongan kertas bermotif yang menjadi bagian penting dari berbagai perayaan budaya di negara tersebut.
Sejumlah musisi ternama akan memeriahkan acara, termasuk Maná, Alejandro Fernández, J Balvin, Belinda, Danny Ocean, Lila Downs, Los Ángeles Azules, serta Tyla.
Kanada Tampilkan Semangat Keberagaman
Sehari setelah pembukaan di Meksiko, Kanada akan menggelar seremoni di BMO Field, Toronto, pada 12 Juni 2026.
FIFA menyebut trofi Piala Dunia akan direpresentasikan sebagai mozaik yang melambangkan keberagaman masyarakat, budaya, dan komunitas yang membentuk identitas Kanada.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menegaskan negaranya siap menyambut dunia dalam ajang tersebut. “Kami siap menyambut dunia,” kata Carney.
Deretan musisi yang akan tampil antara lain Michael Bublé, Jessie Reyez, Elyanna, Alanis Morissette, Alessia Cara, William Prince, DJ Sanjoy, Vegedream, dan Nora Fatehi.
Amerika Serikat Tutup Rangkaian Perayaan
Amerika Serikat mendapat giliran terakhir dengan seremoni pembukaan yang berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, pada 12 Juni 2026, hanya beberapa jam setelah acara di Kanada selesai.
Penampilan utama akan dibawakan oleh Katy Perry. Ia akan ditemani sejumlah bintang dunia seperti Future, Tyla, LISA, Anitta, dan Rema.
Infantino menilai susunan artis tersebut mencerminkan keberagaman budaya Amerika Serikat dan pengaruh besar negara tersebut dalam industri musik global.
Sementara itu, Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, mengajak seluruh warga ikut merayakan momen bersejarah tersebut.
Sebagai bagian dari perayaan, Pemerintah Kota Los Angeles meluncurkan program “Kick It In the Park” yang menghadirkan pesta nonton gratis, klinik sepak bola untuk anak-anak, serta berbagai kegiatan komunitas di seluruh kota.
Amerika Serikat terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1994. Pada edisi 2026, mereka berharap mampu meninggalkan kesan yang jauh lebih besar melalui rangkaian seremoni pembukaan yang megah dan sarat unsur budaya dari tiga negara tuan rumah. (int/drw)

