MAKALE, UJNGJARI.COM--Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante bersama dua Wakil Ketua Leonardus Tallupadang, dan Evivana Rimbe Datu serta anggota Banggar lainnya kuniungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara.

Kunker rombongan Banggar DPRD Tana Toraja disambut Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa berserta Pejabat Provinsi Sulawesi Utara di Wisma Negara (Rujab Gubernur Sulut Kota Manado), Minggu (7/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Evivana Rombe Datu memulai diskusi jika kunjungan kerja dalam rangka melihat bagaimana regulasi, tata kelola dan kebijakan penganggaran pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara.

Pimpinan dan anggota Banggar DPRD Tana Toraja juga membeberkan fenomena pembangunan yang belum berjalan maksimal pasca pemotongan dana transfer dan bantuan dari Pusat ke Tana Toraja kurang lebih Rp200 miliar.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menjelaskan koneksi yang baik ke pusat diharapkan memberikan dukungan lebih ke Tana Toraja.

Gubernur menyampaikan tata kelola bidang pariwisata di Sulawesi Utara salah satu program prioritas. Jadi kunci pariwisata Sulawesi Utara promosi dan konektivitas.

Yulius contohkan konektivitas pernah didorong membuka penerbangan langsung ke Toraja, hanya saja upaya tersebut tidak berjalan mulus karena Pemerintah Daerah Tana Toraja dan Toraja Utara kurang mendukung program tersebut.

Tentu sebagai Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menyayangkan sikap Pemda kedua daerah tersebut yang tidak merespons program PMTI di Toraja. Menurutnya program PMTI punya kontribusi besar bagi kemajuan daerah baik wisata, UMKM, pendidikan, kesehatan, pertanian dan lainnya.

“PMTI bukan saingan Pemda sehingga programnya didukung penuh. PMTI ingin membangun kampung halaman dengan cara kita sendiri,” imbuh Yulius. (gus)