SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Salah satu indikator keberhasilan seorang kepala daerah dalam memimpin wilayahnya adalah kemampuannya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, Kabupaten Soppeng berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan pada triwulan I tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Rabu (10/6/2026), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng mencapai 9,39 persen.
Angka tersebut menempatkan Soppeng di posisi kelima daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan, sekaligus melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,61 persen dan rata-rata pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan sebesar 6,88 persen.
Dalam daftar lima besar pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan I 2026, posisi pertama ditempati Kabupaten Sinjai dengan pertumbuhan 11,14 persen, disusul Kepulauan Selayar 9,83 persen, Maros 9,54 persen, Pangkep 9,47 persen, dan Soppeng 9,39 persen.
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan cerminan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat serta hasil dari sinergi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah.
“Capaian pertumbuhan ekonomi 9,39 persen ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, petani, pelaku UMKM, serta dukungan pemerintah daerah. Ini menunjukkan ekonomi Soppeng bergerak ke arah positif dan mampu tumbuh jauh di atas rata-rata nasional,” ujar Suwardi Haseng kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus menjaga tren positif tersebut melalui berbagai program pembangunan yang berorientasi pada penguatan ekonomi rakyat.
Sejumlah sektor yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah, seperti pertanian, perdagangan, dan UMKM, akan terus mendapat perhatian.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini diyakini ditopang oleh semakin kuatnya sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah, berkembangnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta meningkatnya aktivitas perdagangan lokal.
Ke depan, Pemkab Soppeng menargetkan momentum pertumbuhan ini dapat terus dipertahankan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, pemberdayaan koperasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Soppeng semakin menunjukkan diri sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi paling progresif di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat optimisme menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. (Daus)

