GOWA, UJUNGJARI.COM — Milad ke-20 tahun Pesantren Hizbul Wathan Belapunranga, yang berlokasi di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa dihelat sederhana pada Selasa (16/6) lalu.
Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menghiasi kegiatan peringatan hari lahir dua dekade pesantren yang dirangkai peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Pesantren Hizbul Wathan Bahrun Lira dalam sambutan pembukanya menyampaikan momentum dua dekade ini menjadi ajang silaturahmi akbar keluarga besar pesantren, mulai dari pendiri, kerabat, masyarakat, donatur dan mitra.

“Selama 20 tahun bertumbuh dan berkembang, pesantren ini pun menjadi binaan langsung Pimwil Muhammadiyah Sulawesi Selatan dan sudah berjalan lima tahun, ” kata Bahrun Lira.
Sementara itu Wakil Ketua Pimwil Muhammadiyah Sulsel Prof Dr Mustari Busra mengingatkan esensi penting dari makna ‘Hijrah’ bagi sebuah lembaga pendidikan.
Prof Mustari Bosra memaparkan bahwa seluruh komponen yang ada di dalam pesantren harus bertekad untuk berhijrah ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, keberlanjutan cita-cita luhur para pendiri pesantren seperti almarhum Abdul Qadir Sarro dan Abdul Rasyid Naba, hanya bisa dijaga jika seluruh elemen bergerak bersama secara konsisten.
“Komponen pesantren harus hijrah menjadi lebih baik. Juga harus senantiasa menanamkan sifat sabar, ikhlas dan terus berusaha keras dalam melanjutkan cita-cita luhur para pendiri Pesantren Hizbul Wathan. Dengan usia 20 tahun, Pesantren Hizbul Wathan Belapunranga makin memantapkan posisinya sebagai pencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis namun juga tangguh, mandiri dan berakhlakul karimah di Sulawesi Selatan pada umumnya dan Gowa pada khususnya, ” terang Prof Mustari Bosra.
Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana Muh Rusdy Alamsyah yang merupakan alumni angkatan kedua sekaligus Pembina Kesiswaan Pesantren Hizbul Wathan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung dan mensupport terselenggaranya milad 20 pesantren tempatnya menimba ilmu keagamaan.
“Kami sangat bersyukur karena di usia ke-20 tahun pesantren ini kami bisa menyelenggarakan kegiatan milad ini dengan lancar. Meski hanya dikemas sederhana, namun berjalan penuh khidmat dan kekeluargaan. Dan kami merefleksikan kegiatan milad ini dengan tema ‘Mengabdi, Membentuk Santri Tangguh dan Mandiri’. Harapan kami ke depan tentu sangat besar dan tinggi. Yang jelas kami berharap momentum milad ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh pengelola untuk terus berbenah dan bekerja lebih baik dan maksimal demi terselenggaranya program pendidikan Islam di kampung kami tercinta khususnya di Belapunranga, Kecamatan Parangloe ini. Prinsip kami kalau bukan kami yang membangun, siapa lagi bisa melakukan itu,” kata Rusdy saat berdiri di atas podium aula BLK kompleks Pesantren Hizbul Wathan Parangloe.
Berkembangnya Pesantren Hizbul Wathan ini diakui berkat kerjasama dan dukungan berbagai pihak diantaranya Sekdes Belapunranga, Imam Desa Belapunranga, Imam Dusun Kasimburangnserta para Kepala Dusun. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan turut berperan aktif.
Kegiatah milad ini menjadi bersemangat dengan kehadiran para tokoh pendidik, guru-guru SMA/MTs Hizbul Wathan, hingga siswa-siswi sekolah dasar di sekitar pesantren.
Rusdy menjelaskan, selama rangkaian milad dan tahun baru Islam, sejumlah kegiatan dilaksanakan panitia seperti pawai takbir untuk membakar semangat syiar Islam menyambut tahun baru Islam 1448H, ceramah hikmah untuk merefleksi spiritual pergantian tahun hijriah, pentas seni Islami dengan mempersembahkan seni kreatif serta dialog dan silaturahmi akbar sebagai puncak kegiatan milad yakni pertemuan lintas generasi yang mempertemukan alumni 16 angkatan. –

