MAKASSAR,UJUNGJARI.COM – Upaya menekan angka anak putus sekolah di Kota Makassar dinilai membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan pemenuhan hak belajar setiap anak.
Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Hartono, menegaskan bahwa anak putus sekolah tidak hanya berkaitan dengan akses pendidikan, tetapi juga berdampak pada persoalan sosial dan pembangunan sumber daya manusia di masa mendatang. Karena itu, pengawasan terhadap kebijakan di sektor pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan agar program pemerintah benar-benar menyentuh kelompok yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkecuali. Apabila masih ada yang putus sekolah, maka seluruh pemangku kepentingan harus bersama-sama mencari solusi agar mereka dapat kembali mengenyam pendidikan,” ujar Hartono.
Ia menilai berbagai program pemerintah perlu dibarengi dengan pendataan yang akurat, pendampingan kepada keluarga, serta keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi anak-anak yang berisiko meninggalkan bangku sekolah. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah anak terlanjur putus sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, narasumber Achie Soleman menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat berbagai strategi untuk mengurangi angka putus sekolah, mulai dari peningkatan akses layanan pendidikan hingga penguatan koordinasi dengan sekolah dan orang tua.
“Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama lintas sektor agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena kendala ekonomi, lingkungan, atau faktor lainnya,” jelas Achie.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan menekan angka putus sekolah tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Dukungan keluarga dan kepedulian masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan anak-anak tetap berada dalam lingkungan pendidikan yang aman dan berkelanjutan.
Hartono berharap pengawasan yang dilakukan DPRD dapat mendorong lahirnya kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran sehingga angka putus sekolah di Kota Makassar terus menurun. Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah. (dit)

