MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Perhelatan akbar Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Sulawesi Selatan sisa menghitung hari. Ajang pemilihan nakhoda baru IGI Sulsel periode 2026-2031 yang akan digelar pada 4-5 Juli 2026 di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Selatan ini kian menghangat dengan munculnya figur-figur pendidik inspiratif.

Salah satu kandidat kuat yang kini resmi menyatakan kesiapannya untuk maju menakhodai IGI Sulsel adalah Sumiati, S.Pd., M.Pd.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi kalangan pendidik di Sulawesi Selatan, nama Sumiati tentu sudah tidak asing lagi. Ia saat ini sukses mengemban amanah sebagai Ketua IGI Kota Makassar sekaligus pendidik berdedikasi di SMAN 1 Makassar.

Rekam jejak kepemimpinannya tak perlu diragukan, ia pernah menduduki kursi nomor satu sebagai Kepala UPT SMAN 17 Makassar, salah satu sekolah unggulan paling prestisius di wilayah ini.

Ditambah lagi, kiprah panjangnya sebagai Instruktur menjadikannya sosok yang sangat memahami anatomi dan denyut nadi kebutuhan guru di lapangan.

“Bagi saya, ini bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan panggilan pengabdian. Pengalaman membersamai teman-teman di IGI Makassar dan rekam jejak manajerial di sekolah memanggil saya untuk berbuat lebih berdampak bagi guru-guru hebat di seluruh pelosok Sulawesi Selatan,” ujar Sumiati dengan senyum ramahnya, Kamis (2/7/2026).

Visi dan Misi yang Tajam dan Progresif

Kehadiran Sumiati dalam bursa pencalonan membawa angin segar. Ia mengusung ide-ide transformatif yang terangkum dalam rumusan Visi: “Mewujudkan IGI Sulsel sebagai Episentrum Guru Pembelajar yang Adaptif, Bermartabat, dan Berdaya Saing Global di Era Transformasi Digital.”

Untuk mengeksekusi visi besar tersebut, Sumiati telah meracik Misi “GURU PROGRESIF” yang sangat tajam:

1.Kolaborasi Tanpa Batas (Sinergi 24 Kab/Kota): Menyatukan frekuensi dan merajut kolaborasi aktif dengan 24 Pengurus Daerah, Dinas Pendidikan, serta para pemangku kebijakan agar IGI menjadi mitra strategis utama pemerintah.

2.Inovasi Kompetensi Berkelanjutan: Menghadirkan pelatihan berjenjang dan mutakhir (mulai dari Artificial Intelligence/AI untuk pembelajaran hingga tata kelola e-Kinerja), memastikan guru Sulsel bukan sekadar pengikut tren, melainkan trendsetter pendidikan.

3.Advokasi dan Perlindungan Nyata: Menjadikan IGI sebagai garda terdepan dan “rumah aman” dalam melindungi hak-hak profesi guru, mengawal kesejahteraan, dan memberikan pendampingan karir secara maksimal.

4.Transformasi Organisasi Mandiri: Membangun ekosistem IGI Sulsel yang lincah (agile), transparan, sepenuhnya berbasis digital (paperless), serta mandiri secara finansial.
Harapan untuk IGI Sulsel Masa Depan

Sebagai seorang pendidik yang lahir dari ruang kelas, Sumiati memiliki mimpi besar agar IGI Sulsel mampu berlari lebih kencang. Ia ingin organisasi ini benar-benar menjadi “Kawah Candradimuka” yang menetaskan guru-guru penggerak perubahan.

“Harapan saya, kita ingin memastikan setiap guru di Sulsel—baik yang berada di pusat kota hingga ke pelosok daerah—memiliki akses dan hak yang sama untuk upgrade skill. Guru yang bahagia, terlindungi, dan berdaya akan melahirkan generasi emas bagi bangsa. IGI harus hadir dan membersamai kesuksesan para guru,” tambah Sumiati penuh optimisme.

Bursa Kandidat Kian Dinamis

Meski memiliki rekam jejak mentereng dan dukungan yang terus mengalir, langkah Sumiati dipastikan akan diwarnai dinamika demokrasi yang sehat. Panggung Muswil di BBPMP akhir pekan ini akan menjadi arena adu gagasan yang menarik.

Sejumlah nama besar pembawa aspirasi daerah juga dikabarkan siap meramaikan bursa pencalonan dan menjadi penantang tangguh. Di antaranya adalah Ketua IGI Kabupaten Jeneponto, Ketua IGI Kabupaten Wajo, dan Ketua IGI Kabupaten Pinrang.

Kehadiran putra-putri terbaik pendidikan Sulsel ini memastikan bahwa ajang pemilihan kali ini bukan sekadar seremonial, melainkan tonggak kebangkitan. Siapa pun yang kelak terpilih menerima mandat kepemimpinan, IGI Sulawesi Selatan dipastikan akan berada di tangan yang tepat. Selamat bermusyawarah, Guru-Guru Hebat Sulawesi Selatan!