MALILI,UJUNGJARI.COM–Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) Luwu Timur agar tidak bergantung pada dana transfer daerah yang berasal dari pemerintah pusat. Fraksi ini meminta Bapenda Lutim agar mengoptimalkan seluruh potensi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pernyataan ini disampaikan juru bicara Fraksi PDIP Perjuangan, Andi Ahmad dalam rapat paripurna DPRD Luwu Timur yang berlangsung di gedung DPRD Lutim, Jumat (03/07/2026). Paripurna mengagendakan pandangan umum fraksi terkait laporan pelaksanaan APBD Luwu Timur 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Fraksi PDIP mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan belanja modal agar mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Ahmad menambahkan ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup tinggi. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kemandirian fiskal melalui penguatan sumber-sumber pendapatan daerah.
Meski demikian, fraksi mayoritas di DPRD Luwu Timur ini tetap mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas penyusunan laporan pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025. Kendati begitu, Fraksi PDIP menilai masih terdapat beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian untuk
meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Fungsi pemerintahan dari sisi administrasi dan regulasi telah berjalan cukup baik.
Namun, pelaksanaan fungsi pelayanan publik, pembangunan, dan pemerataan kesejahteraan
masyarakat masih memerlukan penguatan melalui kebijakan yang lebih tepat sasaran,” kata Ahmad lagi. (pap)

