MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Kebakaran melanda Nipah Mall di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (9/8/2026) malam.

Kebakaran terjadi di lantai tiga dan empat gedung mal yang digunakan sebagai area penampungan barang serta wahana permainan Timezone.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden tersebut menyebabkan dua orang mengalami gangguan pernapasan hingga pingsan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mengidentifikasi korban masing-masing Muhammad Akram (26), warga Kabupaten Maros, yang mengalami sesak napas, serta Rio Dafa (24), warga Jalan Mappaodang, Makassar.

Petugas Damkarmat langsung melakukan evakuasi terhadap korban untuk mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan yang berada di lokasi.

“Pengunjung tadi pingsan karena kaget. Kemudian ada juga karyawan yang sesak,” kata Fadli, petugas Damkarmat Makassar, kepada wartawan seusai proses pemadaman.

Laporan kebakaran diterima Damkarmat Kota Makassar sekitar pukul 21.48 Wita. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan sekitar 30 unit armada pemadam dari Mako dan Posko Timur.

Petugas dari Posko Timur tiba di lokasi sekitar 9 hingga 10 menit setelah menerima laporan.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit. Petugas akhirnya berhasil menguasai kobaran api sehingga tidak meluas ke area lain di dalam gedung.

“Pemadaman kurang lebih 15 sampai 20 menit, api kemudian bisa dikuasai,” ujar Fadli.

Berdasarkan pemeriksaan awal, api diduga dipicu korsleting listrik pada fasilitas penerangan, tepatnya bagian neon box. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Dugaan penyebab sementara ini korsleting lampu, di neon box. Tapi ini mesti dilakukan penyelidikan lagi,” jelasnya.

Api sempat membakar area teras penampungan barang yang berisi pakaian dan sejumlah perlengkapan staf. Beruntung, kobaran api tidak sampai menjalar ke area etalase toko yang berada di dalam mal.

Petugas Damkarmat memastikan situasi berhasil dikendalikan dan melakukan penanganan di lokasi untuk mencegah kemungkinan api kembali muncul.  (drw)