SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Taman Wisata Alam (TWA) Permandian Air Panas Lejja, Kabupaten Soppeng, terus berbenah untuk meningkatkan daya tarik wisata.

Terbaru, pengelola melalui PT Perseroda Lamataesso Mattappa menghadirkan camping ground dengan konsep glamping yang menawarkan kenyamanan layaknya menginap di hotel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahana baru tersebut menjadi pilihan bagi keluarga maupun pecinta traveling yang ingin menikmati sensasi bermalam di alam terbuka tanpa harus meninggalkan kenyamanan.

Lokasi camping ground berada di kawasan perbukitan Lejja yang dikenal sejuk dan asri. Dari area tenda, pengunjung dapat menikmati panorama kolam air panas serta hijaunya kawasan hutan konservasi yang masih terjaga.

Konsep yang ditawarkan adalah glamour camping, yakni memadukan pengalaman berkemah di alam dengan sentuhan kenyamanan dan kemewahan.

Direktur Utama PT Perseroda Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, S.Pd., M.Si., mengatakan kehadiran glamping tersebut sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan sekaligus meningkatkan daya tarik Lejja.

“Kami siap memanjakan para pengunjung wisata Lejja. Lokasinya berada di tengah hutan yang sejuk dengan pemandangan kolam renang yang eksotis. Rasanya seperti berada di hotel,” ujar Musdar Asman.

Berbeda dengan tenda kemah pada umumnya, glamping di Lejja dilengkapi tenda berlapis penghangat, kasur yang nyaman serta berbagai aksesori penunjang lainnya.

Menurut Musdar, konsep tersebut ditujukan terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam bersama keluarga, tetapi tetap membutuhkan fasilitas yang nyaman untuk bermalam.

“Kami sengaja membalut aktivitas camping di alam terbuka ini dengan sedikit kemewahan ala hotel berbintang. Jadi, keluarga yang ingin camping dan bermalam bisa lebih nyaman,” jelasnya.

Selain menikmati fasilitas glamping, wisatawan juga dapat menjajal berbagai aktivitas wisata lainnya di Lejja. Salah satunya berendam di kolam air panas alami sembari menikmati suasana alam yang sejuk dan asri.

Pengelola berharap kehadiran camping ground ini dapat menjadi daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Soppeng, khususnya dari kalangan pecinta alam, komunitas traveler dan wisata keluarga.

Musdar menegaskan, pengembangan fasilitas wisata akan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Pengelola berkomitmen menjaga kawasan konservasi agar aktivitas pariwisata tidak mengurangi keasrian dan fungsi lingkungan di TWA Lejja.

“Kami ingin Lejja terus berbenah dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung, tetapi kelestarian alam tetap menjadi perhatian utama. Wisata harus berkembang, namun kawasan konservasi juga harus tetap terjaga,” pungkasnya. (Daus)