MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Pemerintah Kecamatan Tamalanrea terus mendorong penguatan program pemberdayaan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan pangan mandiri.
Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Kecamatan Tamalanrea dalam Perlombaan Kebun PKK dan Rumah Pangan tingkat Kota Makassar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, bersama Sekretaris Kecamatan Tamalanrea, Nur Alam, serta Ketua TP PKK Kecamatan Tamalanrea, Etty Faradilla Patiroi, menerima kunjungan Tim Penilai TP PKK Kota Makassar, Rabu (12/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian sekaligus momentum untuk melihat secara langsung berbagai inovasi dan kreativitas TP PKK Kecamatan Tamalanrea dalam mengembangkan kebun PKK.
Program ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga yang produktif, sehat, dan berkelanjutan.
Dalam perlombaan tersebut, Kelurahan Parangloe ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus mewakili Kecamatan Tamalanrea.
Lurah Parangloe bersama Ketua TP PKK Kelurahan Parangloe turut hadir menyambut kedatangan tim penilai dan memperlihatkan kesiapan wilayah dalam mengikuti proses penilaian.
Berbagai potensi dan inovasi yang dikembangkan melalui pemanfaatan pekarangan menjadi bagian penting dalam penilaian.
Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengelola lingkungan sekitar.
Suasana penilaian juga berlangsung semarak dengan kehadiran para Ketua TP PKK Kelurahan se-Kecamatan Tamalanrea bersama anggota TP PKK dari masing-masing kelurahan.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan semangat kebersamaan dalam menyukseskan berbagai program PKK di tingkat kecamatan.
Pemerintah Kecamatan Tamalanrea berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat mendorong masyarakat semakin aktif memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Dengan demikian, gerakan pemanfaatan pekarangan diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang mandiri, sehat, serta memiliki ketahanan pangan. (Rls)

