MALILI,UJUNGJARI.COM–Dalam momentum peringatan HUT proklamasi ke-18 Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, menyampaikan pesan tentang tanggung jawab generasi masa kini dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu.
Ia mengatakan jika di masa penjajahan dahulu para pahlawan berjuang untuk merebut kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Legislator Partai Nasdem itu menilai generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan bangsa sekaligus daerah.
Menurutnya, perjuangan di era sekarang tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan melalui pendidikan, prestasi, kreativitas, inovasi, serta kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Ia berharap para pelajar dan anak muda Luwu Timur dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus menjaga nilai persatuan.
“Anak-anak kita bisa mengambil peran melalui pendidikan, prestasi, kreativitas dan karya yang bermanfaat,” ujarnya.
Jihadin juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap daerah.
Menurut Jihadin, semangat kemerdekaan seharusnya tidak berhenti ketika upacara selesai. Nilai-nilai yang terkandung dalam Proklamasi harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja dan pengabdian.
Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, menjaga persatuan sekaligus ikut mengambil bagian dalam pembangunan Luwu Timur sesuai bidang masing-masing.
Pada peringatan HUT proklamasi kemerdekaan tingkat kabupaten Luwu Timur, Jihadin mendapat tugas membaca teks proklamasi. Mengenakan jas hitam, peci, dan dasi merah, ia membacakan naskah Proklamasi di hadapan peserta upacara.
Bagi Jihadin, tugas tersebut memiliki makna lebih dari sekadar bagian dari rangkaian seremoni kenegaraan. Proklamasi, menurutnya, merupakan pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan panjang dan harus diisi dengan pengabdian.

