NTT, UJUNGJARI.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat dukungan dalam penanganan dampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hingga hari keempat penanganan, Selasa (18/8/2026), sebanyak 1.265 personel TNI telah dikerahkan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengerahan personel tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penanganan di lapangan, termasuk membantu distribusi bantuan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
Selain personel, TNI juga mengerahkan 29 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mendukung operasi kemanusiaan tersebut.
Alutsista yang dikerahkan terdiri dari 7 pesawat TNI Angkatan Darat (AD), 6 pesawat dan 5 kapal perang Republik Indonesia (KRI) TNI Angkatan Laut (AL), serta 11 pesawat TNI Angkatan Udara (AU).
Seluruh sarana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas personel, pengangkutan dan distribusi bantuan, serta penanganan masyarakat di wilayah terdampak.
Sementara itu, total bantuan yang telah disalurkan TNI hingga hari keempat mencapai 188,244 ton.
Khusus pada Selasa (18/8/2026), bantuan yang berhasil disalurkan mencapai 45,971 ton kepada masyarakat terdampak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan pascagempa di sejumlah wilayah NTT.
TNI memastikan dukungan terhadap penanganan bencana akan terus dilakukan secara optimal.
Koordinasi juga terus diperkuat bersama pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, serta sejumlah instansi terkait.
“Pengerahan personel, alutsista, dan bantuan tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak,” demikian keterangan Puspen TNI.
TNI juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat hingga proses penanganan bencana di wilayah terdampak dapat berjalan secara optimal. (Puspen TNI)


