MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM) menggandeng Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UNM untuk memagari mahasiswa barunya dari segala bentuk kekerasan sejak hari pertama mereka mengenal kampus.
Kolaborasi ini diwujudkan lewat sosialisasi PPKPT dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Teknik, Sabtu–Minggu, 15–16 Agustus 2026, yang digelar dalam dua sesi dan menjangkau seluruh 1.882 mahasiswa baru. Puncaknya, Dekan, para Wakil Dekan, dan Ketua Jurusan lingkup FT UNM menandatangani pakta integritas sebagai bukti komitmen pimpinan fakultas dalam pencegahan kekerasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana PKKMB Fakultas Teknik UNM 2026 dihadiri 1.882 mahasiswa baru, lengkap dengan banner “Stop Kekerasan di Kampus”.
Sosialisasi ini menghadirkan langsung Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UNM yang diketuai oleh Dr. Asniar Khumas, M.Si., bersama jajaran koordinator dan anggota dari tiga divisi: Divisi Pencegahan dan Edukasi, Divisi Penanganan dan Laporan, serta Divisi Pendampingan. Kehadiran Satgas sejak hari pertama mahasiswa mengenal kampus menunjukkan bahwa isu kekerasan bukan lagi persoalan pinggiran, melainkan menjadi perhatian utama FT UNM dalam menyambut generasi baru mahasiswa teknik.
Narasumber dari Satgas PPKPT UNM membawakan materi sosialisasi di hadapan mahasiswa baru FT UNM.
Langkah Aktif FT UNM Cegah Kekerasan.
Fakultas Teknik UNM menempatkan pencegahan kekerasan sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pengenalan kampus bagi mahasiswa baru, bukan sekadar materi tambahan.
Dengan menghadirkan sosialisasi ini di dua sesi PKKMB, fakultas memastikan seluruh 1.882 mahasiswa baru tanpa terkecuali memahami sejak awal bahwa mereka berkuliah di lingkungan yang aktif menjaga dan melindungi setiap warganya dari segala bentuk kekerasan.
Langkah ini menegaskan posisi FT UNM sebagai fakultas yang proaktif, tidak menunggu kasus terjadi baru bertindak. Edukasi sejak dini dipilih sebagai garis depan pencegahan, sejalan dengan semangat mewujudkan lingkungan belajar yang ramah, aman, inklusif, setara, dan bebas dari kekerasan bagi seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Pimpinan FT UNM menunjukkan dokumen pakta integritas yang telah ditandatangani
Komitmen Pimpinan Lewat Pakta Integritas
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Dekan Fakultas Teknik UNM, Prof. Dr. Drs. Ir. Jamaluddin, M.P., IPM., bersama para Wakil Dekan dan Ketua Jurusan lingkup FT UNM, sebuah simbol komitmen pimpinan fakultas untuk menolak segala bentuk kekerasan dan mendukung penuh pelaksanaan tugas Satgas PPKPT di lingkungan FT UNM.
Penandatanganan ini membuktikan bahwa komitmen pencegahan kekerasan datang langsung dari jajaran tertinggi fakultas, bukan hanya menjadi tanggung jawab satuan tugas semata.
Dengan pakta integritas ini, seluruh unsur pimpinan FT UNM menyatakan sikap tegas untuk turut mengawasi, mendukung, dan memastikan lingkungan kampus tetap aman bagi setiap civitas akademika.
Melalui rangkaian kegiatan ini, FT UNM ingin menyampaikan pesan tegas kepada seluruh warga kampus: kampus yang unggul bukan yang menutupi kasus kekerasan, melainkan yang berani melakukan pencegahan, penanganan, dan pemulihan secara terbuka dan bertanggung jawab.

