MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, meminta seluruh camat di Kota Makassar untuk mencari dan menerapkan solusi pengelolaan sampah yang sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.
Menurut Appi, persoalan persampahan di setiap kecamatan tidak dapat diselesaikan dengan pola penanganan yang seragam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perbedaan kondisi lingkungan, kepadatan penduduk hingga aktivitas ekonomi di setiap wilayah membutuhkan inovasi dan langkah penanganan yang lebih spesifik.
Karena itu, para camat diminta tidak hanya mengandalkan kebijakan umum, tetapi mampu merumuskan jurus penanganan sampah berdasarkan persoalan yang dihadapi di wilayahnya.
Appi juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung para camat dalam memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan dengan baik.
Pengawasan, kata dia, harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap kawasan-kawasan komersial seperti hotel, restoran, dan kafe yang turut menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
Selain melakukan pengawasan di tengah masyarakat dan kawasan usaha, pengelolaan sampah juga harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.
Pemerintah diharapkan dapat menjadi contoh dalam membangun kebiasaan memilah, mengurangi dan mengelola sampah dengan baik.
“Setiap wilayah punya persoalan yang berbeda, sehingga penanganannya juga tidak bisa seragam. Camat harus mencari solusi dan inovasi yang paling sesuai dengan kondisi wilayahnya,” tegas Appi.
Dalam arahannya, Wali Kota Makassar itu juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menghitung secara matang skema pembiayaan program layanan sampah gratis.
Menurutnya, kebijakan tersebut harus didukung oleh perencanaan pembiayaan dan sistem pengelolaan yang memadai agar dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan pengelolaan yang lebih terukur, inovatif dan disesuaikan dengan kondisi setiap wilayah, Pemerintah Kota Makassar berharap persoalan sampah dapat ditangani secara lebih efektif, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kota yang bersih dan sehat. (Rls/drw)

