MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menggelar akad massal program tiga juta rumah di Sulawesi Selatan awal 2027 mendatang. Rencananya lokasi akad massal itu akan dipusatkan di Perumahan Bumi Findaria Mas di Moncongloe, Kabupaten Maros.
Rencana kegiatan akad massal di Bumi Findaria Mas itu disampaikan Sekjen DPP Real Estate Indonesia (REI), Raymond Arfandi kepada wartawan di Makassar, Minggu (25/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Raymond mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan untuk lokasi akad massal program tiga juta rumah di Sulsel tersebut.
“Akhir tahun ini akad massal akan digelar di Surabaya, Jawa Timur. Selanjutnya di awal 2027 antara Februari atau Maret akan dilakukan akad massal di Bumi Findaria Mas di Maros, Sulawesi Selatan,” kata Raymond.
Sekjen REI itu meminta manajemen Bumi Findaria untuk melakukan persiapan terkait rencana akad massal itu. Alasannya, acara ini tidak saja dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Perumahan, Maruarar Sirait dan sejumlah pejabat negara lainnya.
“Mungkin September atau Oktober ini akan ada tim dari Kementerian Perumahan yang akan datang ke Findaria Mas untuk melakukan survei lokasi. Jadi harus dipersiapkan secara matang acara ini,” kata Raymond lagi.
Dikonfirmasi terpisah, Founder PT Bumi Pundi Karsa Holding Company, Haji Badris Salam menyambut gembira rencana pencanangan akad massal itu di perumahannya. Ia mengatakan pihaknya menyambut baik dan akan segera melakukan persiapan untuk kegiatan akbar ini.
Badris mengatakan Bumi Findaria Mas merupakan perumahan yang berada di bawah manajemen Bumi Pundi Karsa. Perumahan Bumi Findaria Mas tersebar pada lima lokasi yang saling berdekatan di wilayah Moncongloe, Maros. Total rumah subsidi yang dibangun di kawasan ini mencapai 8 ribu unit.
Rinciannya di Findaria Mas 1 sebanyak 1.700 unit, di Findaria Mas 2 sebanyak 2.300 unit, Findaria Mas 3 sebanyak 2 ribu unit, dan Findaria Mas 4 sebanyak 2.070 unit. Selanjutnya di Findaria Mas 5 akan dibangun 700 unit.
“Selain rumah subsidi, kami juga tetap membangun rumah komersial untuk masyarakat ekonomi menengah ke atas,” katanya.
Badris menceritakan kawasan Moncongloe yang menjadi wilayah pengembangan Findaria kini menjadi wilayah strategis yang berada di perbatasan Makassar dan Maros. Di masa lalu, kata dia, kawasan ini masuk kawasan telantar yang tidak dilirik banyak orang.
Selain di Maros, Bumi Pundi Karsa juga membangun rumah subsidi dan rumah komersial di sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Sulsel. Di antaranya Palopo, Selayar, Sinjai, Bone, Gowa, Bantaeng, dan Bulukumba.

