MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Gerakan gotong royong dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2026 tak sekadar menjadi aksi bersih-bersih lingkungan. Di Kecamatan Ujung Pandang, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk sekaligus memastikan kondisi lingkungan, khususnya drainase, tetap terjaga dan berfungsi dengan baik.

Camat Ujung Pandang Nanin Sudiar A.P turut turun langsung dalam kegiatan Gerakan Gotong Royong Kerja Bakti Massal yang digelar di sejumlah titik wilayah Kecamatan Ujung Pandang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah lokasi menjadi sasaran kegiatan, di antaranya kawasan Pantai Panjang Losari dan Jalan Tinggi Mae. Di Jalan Tinggi Mae, Nanin tidak hanya ikut dalam aksi kebersihan, tetapi juga melakukan pengecekan kondisi drainase.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan saluran air dalam kondisi baik dan alirannya tidak terganggu. Kondisi drainase menjadi salah satu perhatian penting, terutama dalam menjaga lingkungan tetap bersih serta mengantisipasi persoalan genangan ketika hujan turun.

Menurut Nanin, kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah kecamatan bersama kelurahan dan masyarakat harus terus membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.

Dari Jalan Tinggi Mae, kegiatan kemudian dilanjutkan di Kebun PKK Kelurahan Pisang Utara. Di lokasi tersebut, peserta gotong royong membersihkan sekaligus menata kawasan kebun agar tetap rapi, bersih, dan dapat dimanfaatkan secara produktif.

Keberadaan Kebun PKK tersebut juga menjadi bagian dari pemanfaatan lingkungan yang tidak hanya mengedepankan aspek kebersihan, tetapi juga memberikan nilai manfaat bagi masyarakat.

Nanin menegaskan, momentum World Cleanup Day harus menjadi pengingat bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Gotong royong menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih, sehat dan nyaman,” ujar Nanin.

Ia berharap semangat kerja bakti yang digelar dalam momentum World Cleanup Day 2026 dapat terus berlanjut di tingkat kelurahan hingga lingkungan permukiman

Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kebersihan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan untuk mewujudkan Ujung Pandang yang bersih, sehat dan nyaman. (rhm)