GOWA, UJUNGJARI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus melakukan pembenahan infrastruktur jalan, tidak hanya dari sisi konstruksi, tetapi juga estetika dan kenyamanan pengguna jalan.

Salah satunya terlihat pada ruas Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa. Jalan sepanjang 6,95 kilometer tersebut kini mendapat sentuhan penataan melalui pengecatan marka jalan berwarna putih dan bahu jalan berwarna hijau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penataan ini menjadi bagian dari pekerjaan pendukung program Multi Years Project (MYP) Infrastruktur Jalan yang dilaksanakan Pemprov Sulsel melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK).

Kepala Bidang Jalan DBMBK Pemprov Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan penataan tersebut bertujuan menciptakan tampilan jalan yang lebih rapi, bersih, dan menarik bagi masyarakat.

“Penataan ini membuat tampilan jalan lebih tertata, memperjelas batas-batas jalan, sekaligus menghadirkan kesan yang lebih bersih dan menarik bagi masyarakat yang melintas,” ujar Rosyadi.

Menurutnya, pekerjaan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili tidak hanya berorientasi pada penanganan konstruksi jalan, tetapi juga memperhatikan aspek estetika dan kenyamanan pengguna jalan.

Marka jalan berwarna putih berfungsi membantu pengendara mengenali batas jalur, sementara penataan bahu jalan berwarna hijau memberikan kesan lebih teratur dan memperindah tampilan infrastruktur.

“Jadi marka jalan berfungsi membantu pengendara mengenali batas jalur, sedangkan penataan bahu jalan memberikan tampilan yang lebih teratur. Ini kita lakukan secara bertahap, begitu juga di ruas-ruas wilayah lain yang masuk penanganan jalan program MYP,” jelasnya.

Penataan tersebut diharapkan dapat mendukung fungsi jalan sekaligus menghadirkan lingkungan infrastruktur yang lebih nyaman bagi masyarakat yang melintas di kawasan Burung-Burung–Bili-Bili.

Sebagai informasi, ruas Burung-Burung–Bili-Bili merupakan bagian dari Paket 1 MYP Infrastruktur Jalan Pemprov Sulsel dengan nilai anggaran mencapai Rp430 miliar.

Paket tersebut mencakup penanganan 13 ruas jalan yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba.

Melalui program tersebut, Pemprov Sulsel berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap, sekaligus memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keindahan jalan di sejumlah wilayah.  (Rls)