ikut bergabung

British Council dan Kedubes Inggris, Tingkatkan Kapasitas Bahasa Inggris Guru Muhammadiyah

TRAINING -- Para peserta Training of Trainers dari Sulsel, Sulteng, dan Gorontalo foto bersama dengan para pemateri. 

Pendidikan

British Council dan Kedubes Inggris, Tingkatkan Kapasitas Bahasa Inggris Guru Muhammadiyah

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — British Council dan Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris menggelar program English for Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para guru Muhammadiyah. Sekaligus membantu para guru mengembangkan teknik serta materi belajar yang interaktif untuk
para murid.
Pada pelatihan pertama di Makassar ini, telah diluncurkan juga integrasi dari
materi belajar online British Council. Dengan integrasi ini maka guru–guru yang menggunakan EduMu akan memiliki akses ke materi belajar online yang sudah dipersiapkan British Council sebagai salah satu ahli terbaik dibidang pengajaran bahasa Inggris.
Materi belajar online British Council ini, sebagai bagian dari English for Indonesia, didesain untuk melengkapi proses belajar bahasa Inggris disemua tingkat belajar melalui empat situs web, yaitu Learn English Kids (untuk anak-anak beserta orangtua), Learn English
Teens (untuk remaja), Learn English (untuk profesional dan mahasiswa), serta Teaching English untuk guru yang berisi materi pendukung pengajaran dan pengembangan pedagogik.
Program peningkatan kapasitas ini terdiri atas tiga Training of Trainers (ToT) secara langsung yang akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Peserta Training of Trainers (ToT) hari ini sebanyak 30 orang, di antaranya ada 2 dari Sulteng, 2 dari Gorontalo, dan 26 orang dari Sulsel.
Melalui pelatihan tatap muka dan online dengan pelatih berpengalaman dari British Council, sebagai organisasi internasional terkemuka belajar mengajar bahasa inggris. Selanjutnya, para guru akan mempelajari banyak strategi, metode, dan materi belajar mengajar bahasa Inggris yang
kreatif, interaktif, dan up-to-date.
Selain bermitra dengan media, English for Indonesia telah bermitra dengan beberapa figur  publik, asosiasi guru, institusi pemerintah serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.
Paul Smith, Direktur British Council Indonesia
”Diluncurkannya English for Indonesia dilandaskan visi dan misi kami untuk
menemukan cara-cara inovatif dan kreatif dalam memberikan sumber belajar dan pengajaran bahasa Inggris terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan. Juga merupakan salah satu fokus utama Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan dan sosial di Indonesia. Untuk itu, kami dengan bangga bermitra dengan Muhammadiyah melalui program peningkatan kapasitas berbahasa Inggris untuk para guru. Dimulai di Makassar mewakili Indonesia bagian timur dan akan diteruskan di kota
Surabaya dan Jakarta, kami berharap rangkaian pelatihan offline dan online ini dapat membantu para guru untuk menemukan proses belajar mengajar yang lebih kreatif dan interaktif dan membantu memotivasi siswa ketika belajar bahasa inggris sehingga dapat
meningkakan kesempatan kerja serta kesempatan untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang terbaik bagi mereka,” kata Moazzam Malik, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste pada acara peluncuran program peningkatan kapasitas guru Muhammadiyah oleh British Council, Kedubes Inggris serta PP Muhammadiyah untuk kampanye English for Indonesia di Makassar, Kamis (27/02/2019).
HR Alpha Amirrachman, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, mengemukakan, salah satu keterampilan penting diabad 21 adalah kemampuan untuk menguasai bahasa Inggris secara efektif. Meningkatnya kemampuan bahasa Inggris akan membantu seseorang untuk mendaftar pekerjaan, meningkatkan gaji serta meningkatkan standar hidup. Kemampuan bahasa Inggris akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi melalui
perdagangan global. Tentu saja bahasa Inggris merupakan bahasa resmi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan hampir seluruh organisasi internasional, termasuk G20. Bahasa Inggris juga merupakan bahasa yang digunakan di perguruan tinggi dan penelitan.
‘”Sekitar 95 dari 100 universitas terbaik di dunia menggunakan bahasa Inggris. Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat sangat penting untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain
ekonomi dan politik berpengaruh di dunia. Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar, Muhammadiyah mampu memainkan peran kunci dalam membantu Indonesia meraih potensi-potensi ini,” jelas HR Alpha Amirrachman.
Muhammadiyah dan British Council sudah menjalin kemitraan yang cukup lama dan pelatihan bahasa Inggris untuk guru-guru sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang diselenggarakan di Makassar ini merupakan salah satu wujud kepedulian kemitraan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Muhammadiyah memiliki kepedulian dibidang pendidikan dan dibuktikan dengan pendirian sekolah dan madrasah di seluruh tanah air. Bahkan sudah dimulai sebelum republik ini berdiri.
Demikian juga British Council memiliki kepedulian yang sama dibidang pendidikan. Penguasaan bahasa Inggris merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan di era globalisasi dan menghadapi Revolusi Industri 4.0. Dimana, keterampilan abad ke 21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi
dan komunikasi semuanya membutuhkan penguasaan bahasa Inggris yang mumpuni. ”Kami
mendorong agar guru-guru sekolah dan madrasah Muhammadiyah betul-betul
memanfaatkan kesempatan ini agar nantinya dipraktikkan di sekolah masing-masing untuk mendorong siswa-siswanya agar semakin menguasai bahasa Inggris. Salah satunya melalui
Edukasi Digital Muhammadiyah (EduMu). Tantangan dunia kerja ke depan akan sangat kompetitif. Karena itu, penguasaan bahasa Inggris menjadi penting agar siswa menjadi lebih
percaya diri ketika berinteraksi dengan masyarakat yang lebih luas baik di tingkat nasional maupun global,” tegasnya. (amir)
Komentar Anda

Comments

Berita lainnya Pendidikan

To Top