ikut bergabung

Golkar Siap Evaluasi Sistim Pemilu

Ketua Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid didampingi Syamsu Rizal dan Risman Pasigai, Sabtu (1/6/2019)

Politik

Golkar Siap Evaluasi Sistim Pemilu

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Perolehan suara dan kursi Golkar pada pemilu legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu menurun dibanding Pileg 14 April 2014. Salah satu penyebabya karena kesalahan sistim.

Hal ini Golkar menjadi korban sistim. Perolehan suara Golkar dari pemilu ke pemilu turun terus tak pernah naik.
tak ada diatasnya Golkar, tapi samanya mungkin ada.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) dalam acara silaturahmi usai buka puasa dikediamannya dijalan Mappala Makassar, Sabtu (1/6).

Menurut NH, kenapa dirinya menyebut korban sistim. “Sebab kita sudah membuat perencanaan sejak penetapan DCS dengan mengundang caleg, rakor guna membahas tapi tak sesuai hasil karena csleg bersaing sesama caleg sehingga berkompetisi untuk meraih suara terbanyak,” ujar mantan Ketua harian DPP Golkar ini.

NH yang juga pernah maju sebagai calon Gubernur Sulsel pada Pilgub 2002 dan 2018 lalu mengaku jika para caleg berebutan basis.

“Mereka menggarap suara dilahan yang sama. ini tidak bertambah. Kader yang berkualitas tak laku jadinya, tapi ader yang berkualitas yang bekerja dengan sistim akhirnya kalah,” ujar NH.

Yang kedua, NH menyebut sistim perhitungan merugikan partai besar.

“Untuk itu, Golkar akan bentuk tim undang-undang guna memisahkan Pilpres dan Pileg dan menawarkan sistim pemilu tertutup,” jelas NH didampingi ketua harian Golkar Sulsel Syamsu Rizal MI dan Wakil ketua Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai. (**)

Komentar Anda

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Berita lainnya Politik

To Top