TAKALAR, UJUNGJARI-Puluhan perangkat desa  serta Kepala BPD se Kecamatan Mangngarabombang berangkat plesiran ke Yogyakarta, tepatnya di Desa Bonggok

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka berangkat ke kota gudeg diduga menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diduga perjalanan mereka tidak ada dalam rencana belanja desa.

Selain Kades dan aparat desa yang ikut plesiran, sejumlah Ketua Bumdes di Kecamatan Mangngarabombang juga turut serta dalam perjalanan yang berlangsung selama tiga hari. Informasi yang dihimpun, peserta terbanyak dari Desa Topejawa sebanyak 11 orang.

Camat Mangngarabombang, Mappaturungyang dikonfirmasi via ponsel membenarkan adanya perjalanan aparat desa ke Yogyakarta, meski membenarkan perjalanan tersebut namun Camat Marbo membantah, Kades dan aparat desa tengah plesiran.

” Mereka bukan plesiran, tetapi studi banding terkait potensi wisata desa di sana,” kilah Mappaturung.

Bukan hanya itu, perjalanan para penguna alokasi dana desa juga diduga tidak mengantongi izin.dari pihak dinas sosial dan PMD,

Kadis Sosial dan PMD Kabupaten Takalar, Dirham S. Sos membenarkan hal tersebut.

” Kami tidak tau, mereka berangkat  Yogya dan saya juga tidak tahu apa agenda mereka, nanti saya panggil Camatnya untuk memberi klarifikasi,” Kata Dirham Lalang. (Ari Irawan)