GOWA, UJUNGJARI.COM — Berdasarkan data Statistik dua tahun terakhir, angka pengangguran di Kabupaten Gowa makin turun. Kalau sebelumnya tercatat 6,4 persen, maka dua tahun ini menurun memjadi 4 persen.
Melihat pergerakan grafik angka pengangguran maka Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menerus mencari solusinya. Kini Disnakertrans kembali menggelar bursa kerja atau job fair 2019 yang akan dibuka selama tiga hari mulai 10-13 Nopember 2019 mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gowa Salehuddi Bachtiar kepada ujungjari.com, Rabu (6/11/2019) mengatakan, agenda job fair kali ini tidak dilakukan muluk-muluk alias dilakukan dengan hasil yang pasti-pasti saja.
Job fair tahun-tahun sebelumnya aku Salehuddin meamasang target lowongan yang banyak yang dibuka oleh 50 perusahaan peserta job fair. Namun dalam perjalanannya daftar pencari kerja pada lowongan yang disiapkan tidak memenuhi harapan alias banyak yang tidak lanjut.
Karena itu, pihaknya pun hanya menargetkan sedikit lowongan namun pasti dari sekitar 60 perusahaan peserta job fair yang jadi target nanti.
“Kita target 60 perusahaan pesertadan untuk lowongannya kami blum pastikan sebab nanti akan kami bahas bersama para pimpinan perusahaan seberapa besar junlah lowongan mereka buka. Yang jelas kami selaku pemerintah daerah akan memfasilitasi masyarakat Gowa yang mau mendapatkan pekerjaan,” jelas Salehuddin.
Terkait lokasi pelaksanaan job fair, Salehuddin mengatakan akan memusatkan di pelataran kantor Disnakertrans Gowa di kompleks terminal Cappa Bungaya, Kecamatan Pallangga.
“Iya pelaksanaan job fair ini kita gelar di area kantor kami sebab tidak bisa dilakukan di kompleks Istana Tamalate karena sedang dalam renovasi. Sayakira masalah lokasi tidak jadi soal yang penting peluang ini terbuka lebar bagi masyarakat Gowa yang ingin mencari kerja. Kami siap memfasilitasike perusahaan-perusahaan yang ada,” terangnya.
Intinya kata Salehuddin, Pemkab Gowa sangat-sangat serius dalam penanganan pengangguran dan melalui job fair ini diharapkan jumlah penganggura dapat terus ditekan.
Pada job fair 2018 lalu terbuka sekira 2.430 lowongan yang disiapkan oleh 50 perusahaan peserta dengan jumlah pencari kerja (pencaker) sebesar 20.435 orang. (saribulan)

