BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Bakal calin Bupati Bulukumba H. Andi Makkasau MM beberapa hari ini intens memenuhi panggilan warga.
Seperti hari ini, dia mengunjungi empat titik diantaranya desa Bukit Harapan, kelurahan Ela-Ela, kelurahan Kalumeme, Bintarore. Kunjungan ini menemui tokoh dan warga masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran A. Makkasau yang akrab disapa Karaeng Lompo disambut antusias warga di dua kecamatan tersebut.
Di hadapan warga yang menyambut kehadirannya, A. Makkasau melakukan komunikasi, memperkenalkan diri sambil menyampaikan visi dan misi sebagai Calon Bupati / Wakil Bupati Bulukumba 2020 – 2025.
Dalam kunjungannya, A. Makkasau ingin membantu mempercepat proses pembangunan di Bulukumba.
Pertarungan yang sesungguhnya bukan menjadi pemenang dan terpilih menjadi Bupati/Wakil Bupati. Tetapi Pemenang sesungguhnya adalah apa yang mau di kerjakan dan di lakukan setelah terpilih.
“Jika diberikan amanah, saya ingin mewakafkan diri untuk membangun dan mempercepat Pembangunan di Bulukumba,” ucapnya.
Menurutnya, ada beberapa komponen penting yang menunjang percepatan pembangunan. Yakni penggunaan anggaran dengan sebaik-baiknya. Baik anggaran Pusat, Propinsi, dan terlebih mendatangkan investor demi kemajuan pembangunan Bulukumba
“Kita harus memperhatikan semua sektor. Karena dengan begitu maka dengan sendirinya mampu menggerakkan perputaran ekonomi kerakyatan sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan. Seperti yang terjadi di kelurahan Ele-ela terkhusus nelayan yaitu tempat parkir untuk perahu yang sangat kurang, Insya Allah akan dibuat tambak perahu Ala Bantaeng dan tempat penambakan ikan yang baik pula di daerah pantai pesisir,” ungkap kr.Lompo.
Selain itu, di Desa Bukit Harapan yang warganya mayoritas petani, Kepala KSP berkat itu ingin kedepan petani sejahtera.
Menurutnya, mensejahterakan petani adalah tugas pemerintah dan hal tersebut tidak susah di wujudkan, cukup menfasilitasi petani dengan alat tani yang memadai, memberi bibit dan subsidi pupuk yang menyeluruh, memperbaiki irigasi sawah, serta terpenting peningkatan SDM petani mengelolah lahan.
“Kedepan petani harus sejahtera, perlu ada terobosan inovatif meningkatkan hasil tani, misal memberi alat tani yang memadai, bibit unggul, puput harga murah, pebaikan irigasi dan memberi pelatihan kepada petani cara mengelolah sawah dengan baik.” tuturnya.

