GOWA, UJUNGJARI.COM — Pemkab Gowa kembali membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Hal ini, berdasarkan surat keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-Pan RB) Republik Indonesia, Nomor 339 tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemkab Gowa tahun 2019.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Gowa Muhammad Basir mengatakan, untuk tahun ini jumlah formasi yang dibutuhkan sebanyak 138 orang, dan didominasi tenaga kesehatan. Dari 138 formasi ini detilnya adalah 107 formasi untuk tenaga kesehatan dan 31 sisanya untuk formasi tenaga tekhnis.
“Pendaftaran kita mulai hari ini, Senin. Pembukaan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, pendaftaran berakhir hingga 26 November 2019 mendatang,” katanya ditemui di ruangannya, Senin (11/11/2019).
Pada pendaftaran CPNS 2019 ini pihaknya membuka formasi umum dan formasi khusus meliputi penyandang disabilitas, formasi jabatan dengan kualifikasi pendidikan S1 tekhnik informatika dan formasi jabatan pada unit kerja kecamatan kategori dataran tinggi.
Basir mengungkapkan, pada formasi umum salah satunya dapat diikuti pelamar dengan status P1/TL (kelompok peserta 1/tidak lulus atau tidak memenuhi nilai ambang batas) pada seleksi kompetensi dasar (SKD) dan nilai kumulatif SKD berdasarkan nilai passing grade awal. Selain itu juga masuk dalam rangking (3 kali formasi pada SKB 2018) dengan ketentuan kualifikasi pendidikan, nama, NiK, KK yang pada saat formasi 2018 meskipun melamar pada formasi jabatan yang berbeda.
Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKPSDM Gowa Aisyah Najamuddin mengungkapkan, seluruh informasi yang dapat diakses pelamar dapat diakses pada media sosial melalui akun Instagram Panselcpnsgowa.2019 atau pada lamannya https://drive.google.com/open?id=1UDg4KhaaE-1Jb2TzxZNU5Jb5DXk1REuh.
Sementara, untuk jalur syarat pendaftaran dan pelamaran antara lain pertama, pelamar terlebih dahulu membuat akun pada https:// sscasn.bkn.go.id dengan cara mengisi nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga, biodata dan kolom lainnya, kemudian mencetak kartu informasi akun. Kedua, para pelamar mengunduh formulir pendaftaran yang telah diisi dan ditandatangani.
Ketiga, pelamar mengunggah hasil scan dokumen lamaran dalam format PDF pada kolom pendaftaran SSCN. Keempat, kolom unggah file scan (masing-masing 1 file dengan format PDF).
Selanjutnya, kelima, pengunggahan berkas pelamaran hanya berlaku 1 (satu) kali dan tidak ada perbaikan setelah prosedur pendaftaran diselesaikan pada akun SSCN masing-masing pelamar.
Ia mengungkapkan, secara keseluruhan pemerintah membuka 152.286 formasi masing-masing lowongan di instansi pusat di 68 kementerian/lembaga sebanyak 37.425 formasi, sedangkan lowongan untuk CPNS daerah sebanyak 114.861 formasi yang tersebar di 462 pemerintah daerah.
—–
– Rincian formasi kualifikasi pendidikan dan jumlah formasi :
▪ 7 orangAdministrator Kesehatan Ahli Pertama S-1 Kesehatan Masyarakat Bidang Administrator Kesehatan
▪ 16 Dokter-Ahli Pertama, Dokter Umum
▪ 3 Dokter Gigi-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Spesialis Bedah-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Spesialis Bedah Anak-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Spesialis Bedah Mulut-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Spesialis Paru-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Spesialisasi Urologi-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Sub Spesialis Bedah Digestif-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Sub Spesialis Bedah Syaraf-Ahli Pertama
▪ 1 Dokter Sub Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah-Ahli Pertama
▪ 22 Perawat- Ahli Pertama, Ners
▪ 2 Perawat-ahli Pertama, Ners (formasi khusus penyandang disabilitas)
▪ 1 orang Pranata Laboratorium Kesehatan-Ahli Pertama, D-IV Analis Kesehatan
▪ 2 orang Sanitarian-Ahli Pertama, S-1 Kesehatan Lingkungan
▪ 3 Asisten Apoteker-Pelaksana/Terampil, D-III Farmasi
▪ 3 Bidan-Pelaksana/Terampil, D-III Kebidanan
▪ 5 orang Nutrisionis-Pelaksana/Terampil, D-III Gizi
▪ 2 Perawat-Pelaksana/Terampil, D-III Keperawatan
▪ 1 orang Pranata Laboratorium Kesehatan-Pelaksana/Terampil, D-III Analis Kesehatan
▪ 3 orang Sanitarian-Pelaksana/Terampil, D-III Kesehatan Lingkungan
▪ 1 orang Auditor-Ahli Pertama, S1 Hukum Administrasi Negara
▪ 3 orang tenaga Pengelola Barang/Jasa-Ahli Pertama, S1 Ekonomi Manajemen/S1 Tekhnik Informatika
▪ 1 orang Pengelola Pengadaan Barang/Jasa-Ahli Pertama, S1 Tekhnik Informatika/S1 Ekonomi Manajemen
▪ 10 Penyuluh Pertanian-Ahli Pertanian, S1 Penyuluh Pertanian, S1 Pertanian, D-IV Budidaya Tanaman Pangan
▪ 1 orang Pranata Hubungan Masyarakat-Ahli Pertama, S1 Komunikasi
▪ 1 orang Pranata Komputer-Ahli Pertama, S1 Tekhnik Informatika
▪ 1 orang Analis Data dan Informasi, S1 Sistem Informasi
▪ 1 orang Analis Keuangan, S1 Keuangan/S1 Akuntansi
▪ 1 orang Analis Laporan Realisasi Anggaran, S1 Keuangan/S1 Akuntansi
▪ 1 orang Analis Peraturan Perundang-undangan dan Rancangan Peraturan Perundang-undangan, S1 Ilmu Hukum
▪ 1 orang Analis Tata Usaha, S1 Pemerintahan, S1 Ekonomi Manajemen
▪ 1 orang Pengelola Mutasi Penduduk, S1 Tekhnik Informatika
▪ 1 orang Pengelola Sistem Informasi Adminiatrasi Kependudukan, S1 Tekhnik Informatika
▪ 7 orang Pengelola Data Pelayanan, S1 Ekonomi Manajemen, S1 Pemerintahan. (*)

