BARRU, UJUNGJARI.COM — Warga Kelurahan Takkalasi di kecamatan Balusu digegerkan dengan adanya penemuan benda mirip bom dipinggir jalan poros Barru-Pare-pare, sekitar pukul 10.30 wita, Jumat(27/12).

Namun setelah Tim Jihandak dari Brimob Polda Sulsel diturunkan dan melakukan olah TKP, ternyata benda tersebut bukan bom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal sebelumnya, warga Takkalasi dikejutkan dengan keberadaan benda aneh yang pertama kali ditemukan oleh kelompok buruh yang bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan benda mirip bom tersebut.

Usai olah TKP dari Tim Jihandak, Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah langsung memberikan keterangan. Welly memastikan benda ini bukan bom.

“Memang ada kemiripan dengan bom, karena bungkusan itu berbentuk memanjang dilengkapi dengan rangkaian kabel yang didalamnya ada gulungan kertas. Tetapi saat dibuka ternyata salah satu isinya seperti kertas dan mirip gabus,” kata Welly.

Welly menduga ada orang yang bisa saja melakukan unsur kesengajaan atau sekadar iseng untuk membuat benda ini mirip bom. Tetapi yang jelas benda ini bukan bom.

“Sampai saat ini temuan benda ini masih dalam proses penyelidikan dan sekarang ada 6 warga yang sedang dimintai keterangan sebagai saksi,” terangnya.

Sebelumnya bend mirip bom ini ditemukan 6 orang buruh yang bertempat tinggal disalah satu ruko di Takkalasi. Secara bergantian buruh ini memegang  benda itu dan sempat bercanda bahwa kenapa ada bentuk bungkusan seperti itu.

Bersamaan ketika itu melintas seorang warga bernama Fatima yang juga memegang benda itu, sembari dia berkata bahwa barang ini seperti bom karena bungkusan rangkaian ini agak panas.

Fatima lalu menawarkan ke Asra untuk ikut menyentuh bungkusan tersebut. Rasa khawatir dari Asra jika benda itu bisa bahaya kalau meledak. Asra inilah yang berinisiatif menghubungi pihak Polsek Balusu.

Warga Takkalasi bertambah heboh, setelah Tim Polres Barru dipimpin Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah datang kemudian membentangkan police line. Satu jalur dari jalan poros trans Sulawesi  itu sempat ditutup selama lima jam, hingga pihak Tim Jihandak selesai melakukan olah TKP.

Keberadaan benda mirip bom bukan kali pertama di Barru. Pada 2013 lalu juga ditemukan sebatang pipa paralon berisi serbuk dan sempat mengeluarkan asap. Benda itu ditemukan di Kampung Ballewe di Kecamatan Balusu. (udi)