MAROS, UJUNGJARI.COM — Konferensi PGRI Maros yang berlangsung sehari ini, Senin (30/12/2019) di gedung Serbaguna Maros diikuti ratusan anggota PGRI perwakilan dari 14 kecamatan se Maros telah usai.
Konferensi PGRI ini berhasil memilih ketua melalui prosesi pemilihan secara langsung dan terpilih adalah Andi Patiroi yang mengantongi 93 suara,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mansur 49 suara, Abd Muis 20 suara, Amin Sake 2 suara, Syamsu Alam 1 suara dan Burhanuddin 1 suara.
Prosesi pemilihan Ketua PGRI ini berlangsung hingga malam dan dipimpin langsung Ketua PGRI Maros demisioner Dr Arman Arsad. Proses pemilihan berjalan secara demokrasi.
Seperti yang telah diprediksi sebelumnya, akhirnya Andi Patiroi, terpilih sebagai Ketua PGRI yang baru setelah melalui prosesi pemilihan secara langsung dari formulir F1.
Sebagai ketua PGRI Kabupaten Maros terpilih, Andi Patiroi ternyata sudah mempersiapkan berbagai program untuk meningkatkan mutu sektor pendidikan di Maros ke depan. Selain berbagai program strategis terkait peningkatan kualitas guru, Andi Patiroi juga berharap terjalinnya kesinergisan antara para penggiat dunia pendidikan khususnya PGRI dengan Bupati dan Wakil Bupati Maros.
“ Insha Allah, mudah-mudahan saya bisa membawa amanah sebagai Ketua PGRI ini untuk membangun dunia pendidikan ke arah yang lebih baik, khsusnya di Kabupaten Maros,” tegasnya.
Disinggung terkait program PGRI Maros ke depan, Andi Patiroi mengaku akan melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan para pengurus yang baru.
“ Karena kepengurusan PGRI baru terbentuk. Tentunya kami baru dalam tahap persiapkan konsolidasi dengan pengurus lainnya. Dan perlu dicatat, tidak semua guru di Maros itu anggota PGRI, jadi saya perlu untuk melakukan koordinasi dengan pengurus MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) mulai TK, SD, SMP dan SMA untuk mendata para guru,” ujar Andi Patiroi.
Andi Patiroi mengatakan guru itu harus paham betul pada tupoksi (tugas pokok dan fungsi) nya sebagai seorang guru. Dengan adanya organisasi profesi seperti PGRI ini diharapkan para guru bisa melakukan sharing dalam satu wadah organisasi sehingga bisa terwujud dunia pendidikan yang bermutu dan bermartabat.
“Ya, dengan PGRI ini diharapkan para guru bisa melakukan sharing dan menyampaikan aspirasinya dengan tujuan untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan lebih baik,” tandas Andi Patiroi yang juga Ketua MKKS SMP Maros.
Sebagai ketua PGRI yang baru Andi Patiroi berharap bisa bekerjasama dengan baik agar dapat menentukan kebijakan yang proporsional dan profesional. (askari)

