GOWA, UJUNGJARI.COM — Tiba-tiba saja semburan api keluar dari sebuah lubang di tengah lahan kebun milik seorang warga bernama H Arifin di Dusun Baddo-baddo, Desa Jenemadinging, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, pada 25 Desember 2019 lalu.

Awalnya warga sekitarnya tidak tahu namun lama kelamaan kabar adanya sumur mengandung minyak bumi itu pun diserbu warga yang penasaran melihatnya. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karenanya pada Kamis (16/1/2020) lalu sekitar pukul 23.00 Wita, warga bersama petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Bontomarannu yang telah dilapori langsung bergerak ke lokasi dimaksud. 

Benar sesampai disana warga dan petugas Polisi tercengang melihat semburan api dari dalam tanah.

Konon seperti dikatakan H Arifin selaku pemilik lahan, pihaknya telah melakukan pengeboran untuk membuat sumur bor air untuk mencari mata air.

Pengeboran sudah dilakukan 80 meter bahkan hingga 100 meter namun jejak mata air untuk pengairan ladangnya belum juga tampak.

” Saat melakukan pengeboran, pekerja mencium bau minyak dari tanah dan air di lokasi tersebut. Setelah itu kami melakukan pengetesan terhadap bau minyak tersebut dengan cara membakar tanah dan kemudian seketika terbakar,” aku H Arifin.

Hingga saat ini ada tiga titik sumur bor di lokasi yang berbeda dan tidak jauh dari sumur bor pertama yang diduga memiliki kandungan minyak yang telah dibor pekerja pemilik lahan ladang.

Karenanya pihak Polisi pun telah mempolice-line TKP  dan memberi imbauan kepada warga untuk tidak melakukan aktifitas di sekitar lokasi.

” Petugas telah mengamankan barang bukti di TKP dan mengambil berupa sample air dan tanah. Petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk memastikan kebenaran kandungan minyak bumi di atas ladang tersebut,” kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan membenarkan soal itu saat dihubungi Minggu (19/1/2020) siang. (sari)