GOWA, UJUNGJARI.COM — Rombongan komunitas motor trail melakukan lintas alam di wilayah Kecamatan Manuju, Sabtu (25/1/2020). 

Komunitas yang dimotori Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola ini menunjukkan rasa kepedulian dan keprihatinannya terhadap fisik jembatan darurat yang melintang di atas sungai Jenelata yang menghubungkan Desa Moncongloe dan Desa Tanakaraeng di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesaat melintasi jembatan yang dasarnya hanya diberi papan malang melintang tidak rapi membuat rombongan pemotor trail ini merasa terpanggil untuk merapikan.

Meski ada jembatan darurat pasca jembatan Moncongloe ini ambruk dihantam arus deras sungai Jenelata pada 22 Januari 2019 lalu, namun para pengendara kendaraan yang melintas di atasnya tetap hati-hati sebab papan dan balok yang dijadikan alas untuk ban kendaraan yang melintas banyak yang memuai bahkan retak sehingga balok yang dijadikan titian diduga bisa menimbulkan celaka bagi pengendara sepeda motor sebab ban motornya bisa terselip masuk di sela-sela balok tersebut.

Karena itu Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola langsung turun dari trailnya lalu mengambil paku dan palu serta besi plat yang telah dipersiapkan untuk memperbaiki letak balok dan papan yang melintang berkelokdan bergeser dari tempatnya semula.

Melihat aksi kapolres, para personil trail dan masyarakat yang berada di sekitar jembatan langsung turut berbaur.

Aksi kapolres ini rupanya adalah bagian dari bakti sosial yang dilakukandi akhir pekan ini. Sebelum melintas di jembatan darurat tersebut, rombongan kapolres mampir di kantor Polsek Kecamatan Manuju dan membagikan sejumlah paket kebutuhan pokok kepada sejumlah kepala keluarga yang kurang mampu.

” Apa yang kami lakukan hari ini baik pemberian sembako maupun pemasangan besi plat untuk mengikat kayu pada jembatan ini, semoga dapat berguna bagi masyarakat, ” kata AKBP Boy Samola. (sari)