MAROS, UJUNGJARI–Pengendara motor Yamaha Mio M3 DD 5108 DP yang dikemudikan
Muh Anis (27) warga Ling Mattoanging 6 Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea Makassar tewas dalam insiden kecelakaan lalulintas. Sementara wanita yang diboncengnya, Mustika Dewi (25) warga Dusun Gollae Kecamatan Bantimurung, Maros mengalami luka lecet akibat bertabrakan dengan mobil tangki Nissan Quester Pertamina B 9215 yang dikemudikan Takdir Rahman (52) warga Perum Alam Nasirah Permai 1 Patene Kecamatan Maros baru. Kecelakaan ini terjadi depan rumah jabatan Bupati Maros, Sabtu (25-1-2020) sekitar pukul 17.00 wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang petugas pengamanan rujab Bupati Maros, Husain mengatakan, kecelakaan ini terjadi ketika pengemudi mobil truck tangki nissan Quester melaju dari arah barat Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Maros menuju arah Timur jalur poros Kabupaten Bone dan setibanya di lokasi kejadian perkara (TKP) tiba tiba bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Mio No.Pol DD 5108 DP yang bergerak dari arah yang berlawanan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor Yamaha Mio tersebut terjatuh dan kepala pengendara terbentur di aspal jalan dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Kepala pengendara motor terbentur diaspal saat motor yang dikemudikanya bertabrakan dengan mobil tangki,” jelas Husain.

Dikatakan Husain, pengendara motor yang berboncengan tersebut langsung kami tolong sambil menghubungi petugas Satlantas Polres Maros untuk mengamannkan supir truk tangki. Pengendara motor yang tewas di lokasi kejadian dan boncenganya langsung dibawa petugas Satlantas ke RS Salewangan untuk mendapatkan perawatan medis.
” Sesaat setelah kejadian petugas tiba di lokasi mengamnkan supir dan membawa korban ke rumah sakit.” Jelas Husain.

Sementara itu, Kanit Lakalantas Polres Maros Iptu Arsad yang dihubungi wartawan Minggu kemarin membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara motor terjadi akibat keduanya melakukan kelalaian saat berkendaraan. Korban melaju dari arah berlawanan tidak memperhatikan mobil tangki yang muncul dari arah berlawanan. Begitu juga sopir tangki, hingga keduanya bertabrakan. Kurangnya kesadaran berlalulintas menjadi resiko besar terjadinya kecelakaan dijalan raya dan berakibat luka luka dan bahkan kematian. ” Supir dan kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan,” ujar Iptu Arsad.

Sementara korban yang tewas di TKP mengalami luka pada bagian belakang kepala dan kami sudah serahkan ke anggota keluarganya untuk dibawa ke rumah duka dan boncenganya yang mengalami luka robek pada betis kaki sebelah kanan masih dirawat di RS Salewangan Maros. Sementara supir truk tangki sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini telah diamanakan di rutan Mapolres Maros.” Kasus laka lantas yabg menewaakan seorang pengendara motor sentara dalam proses penyelidikan dan penyidikan petugas unit laka lantas,” tutup Arsad.(Askari)