ikut bergabung

Maju Pilkades Mattirowalie, Jufri Ngaku Tak Kejar Jabatan

H Jufri Cingga.

Sulsel

Maju Pilkades Mattirowalie, Jufri Ngaku Tak Kejar Jabatan

BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Pemilihan kepala desa serentak akan diikuti 64 desa di Bulukumba. Waktunya pun sisa menghitung hari.

Seleksi berkas adminitrasi bakal calon pun telah usai, namun para bakal calon belum bisa bernafas lega terutama bagi desa yang melebihi dari lima orang calon. Sebab, untuk lolos menjadi cakades mereka masih melalui tes tertulis dan wawancara, dimana bagi bacakades yang rendah nilai tesnya bakalan ada yang gugur.

Berbeda dengan pemilihan Kepala Desa Mattirowalie, Kecamatan Kindang, Bulukumba, yang hanya diikuti tiga peserta, sudah dipastikan ketiganya lolos menjadi calon kepala desa.

Salah satu calon Kepala Desa Mattirowalie H Jufri Cingga yang ditemui di kediamannya, Minggu (9/2/2020) yang sudah yakin lolos. Jufri pun kini masif turun bersosialiasi ke masyarakat.

” Saya sudah yakin masuk jadi calon kepala desa, karena pesertanya yang ikut cuma tiga, otomatis lolos semua, sebab semua berkas administrasi sudah lengkap,” katanya.

Alasan Jufri  masuk bertarung pada Pilkades di kampungnya, cukup sederhana. Jufri mengaku tak mengejar jabatan tapi mengejar pengabdian untuk bekal di surga.

” Saya maju jadi kepala desa bukan mengejar jabatan, tapi mengejar pengabdian, kalau Allah meridhai dan masyarakat Mattirowalie mengamanahkan jadi kepala desa, insha Allah saya akan amanah dan benar-benar mengabdi. Hal tersebut diyakininya sebagai bekal akherat untuk mendapatkan tempat di surga nantinya,” ujar Jufri.

Di pemilihan kepala desa serentak yang rencananya akan digelar pada 5 Maret 2020, ia berharap agar pemilihan ini berjalan damai, kondusif. Kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) terkhusus Desa Mattirowalie, Jufri berpesan agar menjaga integritas dan netralitas sebagai penyelenggara.

Sebagai anak petani dan besar dari hasil pertanian, Jufri punya cita-cita yakni mengembangkan pertanian dan meningkatkan hasil pertanian.

Menurutnya, hal tersebut mudah di wujudkan, kuncinya ada pada pemimpinnya, jika pemimpin benar-benar menjalankan roda pemerintahan yang berpihak kepada petani, maka sudah pasti masyarakat sejahtera. Apalagi di Desa Mattirowalie mayoritas masyarakatnya petani.

” Kalau masyarakat sudah sejahtera otomatis desa maju dan mandiri dan tidak ada juga alasan pemerintah desa tidak mewujudkan itu, sebab pemerintah pusat sudah menggelontorkan anggaran miliaran langsung ke desa per tahunnya. Untuk berbuat memajukan desa yang dibutuh cuman anggaran dan komitmen kepala desa untuk membangun serta memberdayakan masyarakat, kalau anggaran sudah ada dan sudah berkomitmen, saya kira bisa terwujud, jadi tinggal kepala desanya yang kreatif dan inovatif mengelola anggaran tersebut, yang tentunya berpihak kepada rakyat yang mengutamakan pemberdayaan,” jelas Jufri.

Ditanya soal kemenangannya nanti, pemilik suara 1.700 lebih pada pemilihan legislatif (pileg) kemarin, Jufri mengaku optimis.

” Insha Allah kali ini sudah menang, sebab respon masyarakat baik dan alhamdulillah dukungan terus mengalir, bahkan data nama-nama warga dari tim yang sudah masuk sudah melebihi dari target. Tapi itu semua kembali yang menentukan adalah yang di atas. Kita cuma berusaha sesuai kemampuan. Apalagi politik itukan dinamis, semua bisa berubah,” tuturnya.

Sekadar diketahui, ketiga peserta yang akan bertarung pada ajang pemilihan Kepala Desa Mattirowalie, diantaranya H Amiruddin, Abri  (Incumbent) dan H Jupri Cingga dengan DPT 1.771 DPT yang meliputi 4 dusun. (amin)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top