ikut bergabung

Balai Rehab BNN Baddoka Diduga “Lindungi” RTQ

Hukum

Balai Rehab BNN Baddoka Diduga “Lindungi” RTQ

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Terpidana kasus Narkoba yang juga merupakan legislator DPRD Makssar, Rahmat Taqwa Quraish (RTQ)  dikabarkan tidak pernah menjalani hukuman rehabilitasi di balai rehabilitasi BNN Baddoka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari konsuler BNN Baddoka, megatakan jika terpidana (RTQ) tersebut tidak pernah menjalani masa hukuman rehabilitasi sejak dieksekusi oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum).

“Terpidana yang bersangkutan (RTQ), sejak dieksekusi. Setahu saya memang tidak pernah di rehab di BNN Baddoka ini,” ujar Konsuler balai rehabilitasi BNN Baddoka, yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Ia mengaku jika nama RTQ memang ada tercatat, sebagai pasien rehabilitasi di BNN Baddoka. Namun yang bersangkutan diakuinya tidak pernah di rehab dan dirawat.

Kepala Rehabilitasi BNN Baddokka, dr Iman, yang dikonfiramsi sejak kemarin hingga hari ini. Masih belum bisa dikonfirmasi terkait kasus RTQ tersebut.

Ditemui terpisah Humas Pengadilan Negeri Makassar, Bambang Nurcahyono, terkait soal terpidana tidak melaksanakan putusan pengadilan.

Bambang mengatakan jika semua itu sudah bukan kewenangan Pengadilan lagi. Apalagi perkara tersebut sudah dieksekusi oleh JPU.

“Itu sudah kewenangan balai rehabilitasi BNN Baddoka,” tukas Bambang Nurcahyono, saat ditemui di PN Makassar, Senin (17/2).

Bambang menuturkan terkait masalah kenapa sampai RTQ bisa dikeluarkan dari balai rehab. “Silahkan kamu pertanyakan langsung hal itu ke pihak BNN-nya,” tukas Bambang.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Nurni Farahyanti, mengatakan baru mengetahui jika yang bersangkutan itu tidak pernah menjalani masa hukuman rehabilitasi di BNN Baddoka.

“Baru kami tahu kalau ada yang seperti itu. Yang jelas putusan perkaranya sudah kita eksekusi di BNN Baddoka,” tandasnya.

Mengenai hal tersebut itu semua sudah menjadi kewenangan balai rehab BNN Baddoka, karena terpidananya sudah di eksekusi oleh JPU.

“Nanti kita akan coba koordinasi kembali soal itu ke pihak balai rehabilitasi BNN Baddoka,” tandasnya.  (mat)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Hukum

Populer Minggu ini

To Top