JAKARTA,UJUNGJARI.COM — Kasus korupsi progrm Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir. Selain mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana serta dua wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sejumlah tokoh lainnya juga disebut terlibat.
Sony Sanjaya berjanji akan bernyanyi dan bakal buka-bukaan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menyeret dirinya sebagai tersangka. Sony menhajukan diri sebagai justice collaborator.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan itu disampaikan pengacara Sony, Krisna Murti. Ia mengatakan kliennya akan menjadi Justice Collaborator (JC) atau saksi yang bekerja sama dalam kasus tersebut.
Krisna menyebut jenderal purnawirawan polri bintang dua itu siap membuka nama-nama besar yang diduga terlibat dalam kasus. Namun, Krisna belum mengungkap identitas nama yang dimaksud.
Permohonan JC itu akan segera dikirim secara resmi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Dia memastikan nama-nama besar akan terungkap di pengadilan.
“Pada waktunya nama-nama tokoh yang terlibat akan kita buka di pengadilan. Ini adalah itikad baik dari Pak Sony agar kasusnya transparan,” ujarnya.
Menurut Krisna, Sony tak ingin menjadi satu-satunya pihak yang dituduh dan seolah-olah menjadi aktor di balik praktik jual beli dapur MBG. Padahal, ada nama-nama lain yang terlibat dan berperan di balik kasus.
Sebelumnya Kejagung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus korupsi tata kelola program MBG.
Dalam perkara ini, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan program MBG seharusnya dikelola oleh yayasan yang terafiliasi dengan sekolah penerima. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya banyak SPPG yang ditunjuk karena mempunyai afiliasi dengan petinggi BGN.

