MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Besok, rencananya Balai Besar Laboratorium Makassar sudah bisa difungsikan untuk melalukan tes sampel pasien suspeck corona.
Beroperasinya lab tersebut sesuai instruksi Menteri Kesehatan (Menkes) bernomor HK.01.07/Menkes/182/2020.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 15 lab ditunjuk untuk melakukan uji swab atau memeriksa sampel, salah satunya ialah Balai Besar Lab Makassar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, lab sudah bisa digunakan pada Selasa (24/3) setelah rampungya seluruh fasilitas dan kebutuhan untuk melakukan uji sampel.
Persiapan juga telah dilakukan oleh pihak laboratorium melalui koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
“Sebelumnya kita menunggu dari pusat alat-alat pemeriksaannya. Alhamudlilah hari ini sudah datang dan insyaAllah akan kita gunakan besok,” kata Ichsan Mustari melalui video conference bersama awak media.
Olehnya itu sambung Ichsan, waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil tes pasien akan lebih cepat dari biasanya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya pemeriksaan sampel hanya dilakukan oleh Kemenkes RI. Namun karena banyaknya spesimen yang mengantri maka waktu yang dibutuhkan pun cukup lama untuk mengetahui hasilnya.
Apalagi banyaknya kasus meninggal dunia dalam keadaan belum diketahui statusnya positif corona.
“Besok pagi kita bisa lakukan tes, waktu tunggu untuk mendapatkan hasilnya akan lebih pendek,” ucap Ichsan.
Untuk data pasien saat ini masih sama, yakni orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 114, pasien dalam pengawasan (PDP) sebayak 29 orang (22 masih dirawat dan 7 dipulangkan dalam kondisi sehat), postif masih tetap 2 orang (1 meninggal, 1 dirawat).
Update datanya dilakukan dua kali dalam sehari yakni pada pukul 09.00-10.00 dan 20.00-21.00.
“Kita update datanya secara berkala. Tidak ada penambahan untuk hari ini dan semoga akan berkurang, kita berdoa saja,” tururnya.
Terkait pasien 286 yang dinyatakan positif corona, kata Ichsan saat ini masih dalam tahap perawatan. Diisolasi di RSUP Wahidin Sudirohusodo (RSWS), namun kondisinya sudah membaik, memperlihatkan perkembangan yang bagus.
Meski terlihat sehat, namun pasien 286 itu akan diperiksa lagi untuk mengetahui kesembuhannya. Jika setelah uji swab nanti hasilnya negatif maka pasien akan dipulangkan dan diharapkan tetap mengisolasi diri secara mandiri.
“Sudah sehat, perkembangannya bagus. Nanti akan diperiksa lagi, diambil sampelnya. Kalau negatif akan dipulangkan segera,” jelasnya.
Selanjutnya, Ichsan mengimbau agar masyarakat disiplin menjalankan kebijakan pemerintah, melakukan soscial distancing, belajar dari rumah, bekerja dan beribadah di rumah.
“Kita sama-sama melakukan pencegahan, tidak saling menyebar virus, menghindari keramaian, tidak berkumpul, dan isolasi di rumah sangat penting,” tutupnya. (**)

