GOWA, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa telah menetapkan status Siaga Covid-19. Hal itu didasari dari perkembangan korban covid-19 di Gowa yang makin signifikan. Per Sabtu (28/3/2020) tercatat 5 positif, 12 ODP dan 13 PDP.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyebutkan, sebagai langkah penanganan covid-19, orang nomor satu di Gowa ini menyebutkan bahwa Pemkab Gowa akan menyiapkan dana tak terduga sebesar Rp 500 juta yang akan digunakan untuk membeli sembako guna menyantuni para keluarga kategori ODP, PDP maupun positif covid-19.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adnan menjelaskan akan melakukan isolasi mandiri kepada kepada keluarga yang masuk kategori ODP, PDP maupun positif covid-19. Itulaj sebabnya Pemkab akan menyiapkan logistik selama masa isolasi mandiri dilakukan keluarga pasien.
Adnan pun berharap dengan adanya bantuan sembako ini, isolasi mandiri betul-betul bisa berjalan dengan baik agar mata rantai penularan covid-19 bisa diputus.
“ Saya menginstruksikan para camat, BPBD dan Dinas Sosial melakukan pendataan kepada mereka-mereka yang sudah terkategorikan ODP dan PDP, positif dan seluruh keluarganya itu kita akan melakukan bantuan kepada mereka yaitu bantuan sembako untuk mencukupi kebutuhan pokoknya selama tinggal di rumah 14 hari,” kata Adnan, Sabtu (28/3) melalui teleconference bersama awak media.
Lanjutnya, data tak terduga tersebut juga akan digunakan untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, sarung tangan dan beberapa APD lainnya dan untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara massal.
“ Pada 1 April Pemkab Gowa akan melakukan penyemprotan secara massal dari tingkat kabupaten hingga tingkat RT dan RW dilakukan penyemprotan. Tapi khusus untuk Kecamatan Somba Opu dan juga Kecamatan Pallangga karena wilayahnya cukup luas, maka ini akan dilakukan dua kali penyemprotan per 31 Maret dan 1 April. Yang bersamaan secara keseluruhan itu pada 1 April ini kita berharap mampu betul-betul bisa mencegah penularan covid-19 di wilayah kabupaten Gowa,” tambahnya. (sar)

