GOWA, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa mulai melakukan pendistribusian sembako kepada warga yang sedang melakukan isolasi di rumah karena terkategorikan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif covid-19. 

Pengiriman sembako ini telah berjalan sejak Senin (30/3/2020) di Kecamatan Somba Opu, Pallangga dan Bajeng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Sosial Gowa Syamsuddin Bidol menjelaskan terkait pengiriman sembako bagi mereka yang sementara isolasi diri tersebut telah berjan hingga Selasa (31/3/2020) ini.

” Sejak Senin kami sudah melakukan pengiriman sembako kepada mereka yang ada namanya dalam kategori ODP, PDP maupun positif. Hari ini pun kami terus melakukan pengantaran sembako dan terus berlanjut hingga semua daftar yang diberikan kepada kami dituntaskan,” jelas Syamsuddin.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Media Centre Penanganan Covid 19 Kabupaten Gowa update data Senin (30/3/2020), yang terdaftar sebagai ODP sebanyak 122 orang, PDP 17 orang dan positif 8 orang.

“Jumlah sembako yang diberikan berdasarkan jumlah orang dalam satu keluarga, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan selama 14 hari masa isolasi. Sedangkan paket sembako yang diberikan berupa beras, telur, ikan kaleng, minyak goreng, kecap dan sambel juga multivitamin,” tambah Syamsuddin.

Selain pemberian paket sembako, Pemkab juga memberikan perhatian kepada keluarga yang memiliki balita dengan menyiapkan kebutuhan atau perlengkapan bayi seperti makanan bayi, susu bayi, popok dan keperluan lainnya.

” Pendistribusian ini dilakukan dengan berkoordinasi antara Dinas Sosial bersama Tagana dengan camat yang warganya ada dalam kategori ini. Camat menjemput paket sembako dan kemudian akan diantar langsung ke warganya bersama lurah/kepala desa,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Pallangga, Taufik M Akib menyebutkan khusus Kecamatan Pallangga jumlah warga terkategorikan ODP, PDP dan positif covid-19 beserta keluarganya yang menerima bantuan sembako sebanyak 86 orang pada hari pertama penyaluran sembako.

” Keseluruhan yang mendapat bantuan kategori ODP 15 orang,  PDP 1 orang dan positif 1 orang. Jadi keseluruhan ada 17 keluarga. Kalau keseluruhan beserta keluarga pasien ada 86 orang,” kata Taufikdihubungi via telepon.

Olehnya itu, ia berharap dengan adanya bantuan sembako ini, warga yang tergolong ODP, PDP dan positif covid-19 tersebut dapat fokus untuk tinggal di rumah saja selama 14 hari. Hal itu dilakukan pemerintah kabupaten mengingat penularan covid-19 ini sangat cepat dan sulit terdeteksi.-