MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Upaya penanggulangan penyebaran virus covid-19 di kota Makassar secara menyeluruh nampaknya berhasil ditekan. Itu ditandai adanya penurunan jumlah pasien yang terpapar.
Seperti yang diungkapkan Pj Walikota Makassar Iqbal Suaeb,
pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini menjadi warning bagi kita semua, sehingga Pemerintah Kota Makassar akan lebih tegas lagi menerapkan PSBB,” kata Iqbal.
Menurutnya, selama tujuh hari diterapkan PSBB, laju pertumbuhan virus covid-19 menurun lebih dari 50 persen.
“Laju pertumbuhan Covid-19 mengalami penurunan hingga 1 persen. Sebelum diterapkan PSBB, laju peningkatannya mencapai 2,5 persen,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, penurunan ini juga karena warga Kota Makassar lebih tertib sekitar 80 persen dibandingkan sebelum penerapan PSBB.
Sementara Camat Rappocini, Asminullah Asiz Taba juga mengungkapkan hal serupa, pada masa PSBB penyebaran covid 19 di wilayah yang dinahkodai semakin menurun.
Salah satu bukti konkrit di wilayah kecamatan Rappocini kata Asminullah yang akrab disapa Aco mengatakan, sebelumnya penyebaran covid 19 diwilayahnya berada di peringat pertama.
Namun setelah berbagai upaya dilakukan penyebaran pasien terpapar, kini mulai berkurang dan bahkan turun ke peringkat ketiga.
“Capaian ini tentu menjadi bukti kegigihan pemerintah kota Makassar bersama warga dalam menanggulangi memutus mati rantai penyebaran covid 19,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, untuk penambahan pasien covid diwilayahnya tidak separah lagi dua pekan sebelumnya.
“Alhamdulillah PSBB berjalan lancar hingga kini. Meski masih ada yang belum tertib, itu sangat minim. Kita tetap mengedepankan langkah persuasif ke warga demi terwujudnya kebaikan dan keselamatan bersama. Adapun untuk psbb tahap berikutnya masih menunggu koodinasi lebih lanjut dari pimpinan,” katanya. (**)

