GOWA, UJUNGJARI.COM — Semua TP PKK kecamatan bergerak memarakkan aksi dapur umum (DU) kecamatan. Sejak penerapan PSBB di Kabupaten Gowa yang dimulai sejak Senin (4/5) lalu, pemerintah kecamatan memang diinstruksikan Bupati Gowa agar membuat dapur umum untuk masyarakat yang luput dari pendataan, tidak mendapatkan jenis bantuan lain, tetapi layak mendapatkan bantuan lain berupa makanan siap saji.
Berbeda dengan DU kecamatan lain, DU Kecamatan Somba Opu yang juga dikelola TP PKK kecamatan ini, setiap harinya membuat ratusan nasi dos.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua TP PKK Kecamatan Somba Opu Harmiah Agusssalim, Senin (11/5/2020) mengatakan dari hari pertama sampai hari ketujuh pihaknya sudah membuat 1.304 nasi dos, dimana perharinya bisa mencapai 150 hingga 200-an paket buka puasa.
“Alhamdulillah setiap hari kita bersama ibu-ibu Ketua PKK kelurahan bersama para kader, bersama Bhayangkari ranting, Persit ranting, Karang Taruna dan Pemuda Garuda Indonesia membuat hidangan untuk buka puasa bagi warga kita yang terdampak. Dimana sumber bahan yang digunakan berasal dari partisipasi camat, lurah, staf serta sumbangan para dermawan yang menyumbang,” kata Harmiah.
Adapun jenis makanan dalam sepaket (dos) yakni nasi putih, ayam, telur, sayuran dan takjil buah.
Harmiah berharap melalui dapur umum ini, seluruh warga yang tidak memperoleh bantuan sembako dan uang tunai dapat terakomodir dan dapat menikmati bantuan walaupun hanya berupa makanan.
Camat Somba Opu Agussalim juga mengatakan, paket buka puasa tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan sembako dan orang kos-kosan di wilayah Kecamatan Somba Opu, masyarakat yang tidak bisa mudik dan tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) di Wilayah Kecamatan Somba Opu.
“Jadi ini untuk masyarakat kita yang tidak mendapatkan bantuan manapun tapi layak dibantu. Sistem pendistribusiannya diantarkan ke rumah masing-masing dan ada juga menjemput sendiri,” jelas camat.-

