ikut bergabung

Wow, 821 Kg Sabu Diamankan Bareskrim Polri dari Jaringan Internasional

Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo saat merilis pengungkapan kasus 821 Kg sahu ini. (foto/bidhum bareskrim polri)

Berita

Wow, 821 Kg Sabu Diamankan Bareskrim Polri dari Jaringan Internasional

BANTEN, UJUNGJARI.COM — Dengan kesigapan anggota Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri akhirnya berhasil mengungkap jaringan internasional. Dari jaringan ini, Polisi memgamankan 821 Kg narkoba jenis sabu. Barang haram ini diambil dari tangan bandar narkoba kelas kakap di Kota Serang, Provinsi Banten, tepatnya di sebuah Ruko di Jl Takari, Kecamatan Tatakan.

Kapolri Jenderal Idham Azis melalui Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (23/5/2020) mengatakan, di pengujung bulan puasa ini Satgas khusus Bareskrim Mabes Polri melakukan pengungkapan jaringan narkoba internasional yaitu dari Timur Tengah.

” Iya, tadi malam (Jumat malam, red) anggota Satgas Khusus berhasil menangkap tersangka sekitar jam setengah tujuh malam di Kota Serang,” kata Listyo saat merilis kasus ini.

Adapun pelaku yang saat ini sudah diamankan inisial BA dari Pakistan dan AS dari Yaman.

Listyo menjelaskan, engungkapan ini diawali oleh penyelidikan yang cukup cermat hampir empat bulan. Awalnya, anggota Satgas berhasil mengamankan sebuah kapal yang memuat seorang ABK pada Januari lalu. Sayangnya saat pengeledahan anggota Satgas tidak menemukan  narkoba yang dicari.

” Kemudian kita lanjutkan pada bulan Januari 2020, akhirnya kita berhasil mengungkap 288 Kg sabu dengan mengamankan tiga tersangka. Lalu tim terus bergerak dan mendapatkan informasi bahwa terkait dengan kelompok Timur Tengah atau kelompok Iran ini bersiap-siap akan melakukan transaksi lagi sehingga dilakukan pengintaian dan akhirnya kita mendapati target yang tinggal di wilayah Jakarta,” tambah Listyo.

Listyo menambahkan, bahwa tersangka mencoba menyamarkan dengan mencampurkan sabu-sabu tersebut dengan buah asam Kuranji. Dan mereka masuk ke Banten sekitar dua minggu lalu melalui salah satu wilayah pantai yang ada di daerah Banten.

Terkait ancaman hukumannya kata Listyo, tersangka dikenai Pasal 132 subsider Pasal 114 dan Pasal 112 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Listyo pun mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran narkoba.

” Kepada seluruh masyarakat, kepada seluruh tokoh agama, kepada rekan-rekan Ulama mari kita bersama-sama melakukan pencegahan, awasi jalan-jalan tikus, awasi pintu-pintu masuk agar narkoba ini tidak masuk ke daerah kita. Dan ini perlu kerja keras kita bersama untuk menyelamatkan generasi muda kita dan menyelamatkan bangsa kita,” tandas Kabareskrim Polri. 

Listyo juga berharap agar ke depan Tim Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri bisa mengungkap kasus-kasus besar lagi.

” Saya harapkan ke depan rekan-rekan kita bisa melakukan pengungkapan-pengungkapan yang lebih besar, dan saya juga ucapkan terimakasih kepada seluruh anggota yang tergabung dalam satgas, baik dalam satgas pusat maupun daerah lakukan terus upaya-upaya pengungkapan dan penangkapan, jangan segan-segan, bila perlu lakukan tindakan tegas karena narkoba ini merupakan musuh utama kita bersama,” tekan Listyo.-

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Berita

Populer Minggu ini

Arsip

To Top