GOWA, UJUNGJARI.COM — Upaya memutuskan mata rantai corona virus 2019 (covid-19) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gowa menjadi program utama dinas ini. Selasa (9/6/2020) saat ditemui di kantornya, saat pelayanan mulai diaktifkan kembali, Kadis Dukcapil Gowa Ambo mengatakan satu hal penting yang kini diterapkannya dalam melayani warga yang datang adalah protokol kesehatan.

Protokol kesehatan inipun menjadi satu bentuk penerapan kedisiplinan yang bukan hanya berlaku untuk pegawai tapi juga kepada warga pengunjung yang mengurus dokumen kependudukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Warga yang mempunyai urusan terkait dokumen kependudukan tetap kami layani namun harus memenuhi standar protokol kesehatan. Dia harus pakai masker, harus cuci tangan pakai sabun pada tempat cuci tangan yang telah kami buat, jaga jarak dan tidak berkumpul. Bagi warga yang datang tanpa memakai masker maka maaf saja kami tidak akan melayani. Dia kita suruh pulang ke rumahnya untuk mengambil maskernya,” kata Ambo.

Ambo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah kram air dilengkapi sabun. Jadi setiap ada pengunjung baru tiba. Hal utama yang dilakukan adalah mencuci tangan dulu lalu mengambil nomor antrian dan menunggu di lobi antri sebelum dipanggil masuk ke ruangan pelayanan. Diruang tunggu ini pula jarak tempat duduk diatur sejarak 1,5 meter. Jadi memang tidak boleh ada kesan menumpuk. 

” Yang paling penting adalah warga pengunjung harus menggunakan masker. Pengunjung yang tidak pakai masker disuruh pulang ambil masker lalu antri kembali. Kami berikan penegasan kepada pengunjung untuk mengenakan masker sebagai imbauan untuk menghormati dan menghargai petugas Disdukcapil yang menggunakan masker demi menghindari adanya penularan virus yang mungkin saja dibawa oleh pengunjung dari luar. Jadi warga yang datang tanpa masker tidak kita layani,” kata Ambo memperlihatkan upaya-upaya protokol kesehatan di kantornya yang dikunjungi rata-rata 150 hingga 250 orang per hari nya selama pelayanan kembali mulai dibuka.

Ambo mengatakan demi kelancaran pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan dokumen kependudukan, maka pihaknya sangat tidak ingin ada petugas pelayanannya yang terpapar corona. Begitu pun kepada pengunjung. 

” Karena itu kita wajibkan pengunjung yang datang harus mentaati protokol kesehatan selama masa pandemi. Inilah tradisi baru di Gowa yang harus dijalani demi keselamatan bersama,” tambah Ambo.-