PAREPARE, UJUNGJARI.COM– Kasus positif Covid-19 kembali menampakkan tambahan cukup tajam dalam sepekan terahir ini yang tadinya menurun sebelum New Normal diberlakukan, kini sudah mencapai akumulasi sebanyak 42 orang kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terpapar Positif Swab hingga Minggu (14/06/2020) pukul 21.00 wita.

Adanya tambahan secara signifikan selama sepekan lebih itu sebelumnya hanya 36 meningkat capai angka 42 orang kasus Pasien Dalam Pemantauan terkonfirmasi positif hasil swab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari data perkembangan kasus Covid-19 yang di update  Posko Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare.

Halwatia merilis data terbaru pada Minggu (14/06/2020), hingga pukul 21.00 Wita, total Kasus Pasien Positif di Kota Parepare mencapai 42 Kasus, setelah 36 sebelumnya dinyatakan positif sesuai hasil Swab ada tambahan 6 orang. Kata Thia Sapaan Akrab Halwatia.

Dari total 42 positif tersebut, berdasarkan hasil Pemeriksaan swab dan TCM pasien itu ada 34 dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan untuk bergabung kembali bersama keluarga, 4 dirujuk wisata covid-19, dan 4 dirawat di Rsud Andi Makkasau Parepare.

Juga ada pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat saat ini 76 Kasus, yang mana 76 kasus tersebut 73 dinyatakan sembuh dan pulang, dan 3 itu terbagi atas beberapa lokasi perawatan, yakni 1 dirawat di RSUD Andi Makkasau,  1 di RS Sumantri dan 1 diantaranya di Rsu Anutapura Palu.

Untuk jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), kini mencapai 1.249 orang, dari jumlah tersebut ada 1.169 orang pelaku perjalanan dan ada 80 orang yang kontak langsung dan proses pemantauan (PP)  ada 43 orang, selesai pemantauan (SP) 1.206 orang.

Sedangkan jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) totalnya capai 76 orang, 73  orang pulang dan sehat, 1 orang masih dirawat di Rs. Sumanteri, 1 di Rsu Anutapura Palu, dan 1 di Rsud. Andi Makkasau parepare.

Kendati demikian,  Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare tetap mengimbau seluruh elemen masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam memutus rantai penyebaran virus korona yang sudah pandemi di dunia ini. (Mup)