TAKALAR, UJUNGJARI-Kelompok Kerja Kepala slSekolah (K3S) yang bertugas di sembilan kecamatan di Kabupaten Takalar, diduga sebagai aktor dibalik pembelian soal ujian kenaikan kelas tingkat Sekolah Dasar (SD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisruh ini mengemuka setelah sejumlah kepala sekolah yang berhasil dikondirmasi menyebutkan bahwa pembelian soal ujian kenaikan kelas disetor ke pihak K3S yang selanjutnya diserahkan pada pihak penerbit.

” Anggaran pembelian soal ujian kenaikan kelas d SD yang dibiayai oleh dana BOS dikumpul oleh K3S setiap kecamatan, tentu dengan pembelian soal ujian kenaikan kelas ini, ada pihak yang diuntungkan,” Kata salah seorang kepala sekolah di Kecamatan Pattallassang dan yang minta identitasnya dirahasiakan, Selasa (16/6/2020)

Bahkan para kepala sekolah yang telah menyetor dana BOS ke pihak K3S bersedia membeberkan proses belanja BOS ke pihak berwajib jika masalah ini diusut.

” Ketika Kami diperiksa oleh polisi, tentu Kami akan menunjuk K3S sebagai pihak pengumpul dari pembelian soal ujian kenaikan kelas,” Ucap Kepsek lainnya.

Mengemukanya dugaan korupsi belanja BOS tersebut, membuat tim penyidik tindak pidana korupsi Polres Takalar akan memeriksa pihak pihak yang terlibat dalam pusaran korupsi dana BOS.

” Kami akan melakukan puldata terlebih dahulu, sebelum kami melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah dan pihak K3S termasuk penerbit soal ujian kenaikan kelas,” Kata Kanit Tipidkor Polres Takalar, Ipda Novi Arief Kurniawan.(Ari Irawan)