PAREPARE, UJUNGJARI.COM– Dinas Perhubungan Kota Parepare terus melakukan pembenahan memasuki new normal pada sektor transportasi darat khusus nya mobil petepete, mobil angkutan dalam kota Parepare.

Salah satunya adalah dengan memasang tanda silang (X) pada kursi penumpang sebagai penanda penerapan phisical distancing (jaga jarak) bagi penumpang mobil umum angkutan kota alias Petepete, Jum’at (03/07/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kadis Perhubungan Kota Parepare H. Iskandar Nusu mengatakan. “Bahwa penerapan phisical distancing pada kendaraan umum adalah mutlak, harus dilakukan dalam masa kehidupan new normal untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Lebih jauh, Iskandar Nusu menjelaskan, penerapan new normal adalah perubahan perilaku yang tetap menjalankan aktivitas keseharian kita secara normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Selain memasang tanda phisical distancing, Tim dari Dinas Perhubungan Kota Parepare dan Kepolisian dari satuan lalu lintas juga melakukan pemeriksaan surat surat kendaraan, izin trayek dan pemasangan stiker trayek.

H. Iskandar Nusu menambahkan. Pemasangan stiker trayek angkutan kota guna meningkatkan ketertiban dan merupakan ketentuan sehingga memudahkan informasi bagi penumpang dalam mendukung Kota Parepare sebagai Kota Tertib Berlalu Lintas.

Plt Kadis Perhubungan Kota Parepare H.Iskandar Nusu juga mengedukasi penumpang dan sopir Petepete seperti menjaga kebersihan kendaraan, gunakan masker, menyiapkan alat cuci tangan, dan pengaturan seat penumpang.

Sosialisaikan ini diberikan dengan  memasang stiker penerapan protokol kesehatan dalam masa new normal life pada kendaraan di tempat yang mudah terlihat bagi penumpang sebelum naik kendaraan.

Sebelumnya Walikota Parepare HM. Taufan Pawe melalui akun instagramnya  @taufanpawe mengapresiasi inovasi yang dilakukan salah seorang sopir Petepete yang menyiapkan sarana cuci tangan bagi penumpang yang akan naik ke kendaraannya.

“Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam penanganan covid-19 di Kota Parepare. Bapak Muhammad yang berprofesi sebagai Supir Petepete merupakan salahsatu contoh masyarakat yang ikut serta membantu Pemerintah dalam memutus penyebaran covid-19 di Kota Parepare tanpa kehilangan pekenaannya.

Inovasi yang beliau lakukan adalah menyiapkan tempat cuci tangan, mewajibkan penumpang petepetenya untuk menggunakan masker serta menjaga jarak. semoga kita semua dapat terinspirasi dengan yang dilakukan oleh Bapak Muhammad” ujar Taufan Pawe di laman instagramnya.

Terpisah, Muhammad sangat senang dinas perhubungan menertibkan  kendaraan umum angkutan kota agar tidak ada lagi yang beroperasi secara ilegal, “Saya dari dulu jadi supir tidak tenang bawa mobil kalau tidak lengkap surat suratnya, pernah saya jadi supir mobil milik seorang pejabat tidak lengkap, saya protes. “Kita harus jadi contoh Pak”. Kata Mamma Sapaan Akrab Muhammad ditemui di rumahnya Bojo. (Mup)