GOWA, UJUNGJARI.COM — ‘Hutan Tombolopao Peluang Atau Ancaman ?’. Ini adalah tema dialog yang digelar pemuda dan mahasiswa Tombolopao yang dihelat, Minggu (9/8/2020) di lapangan voli Assamaturu’ Dusun Buki, Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa.

Dalam dialog tersebut, hadir Kapolsek Tombolopao Iptu H Jamarang, KPH Je’neberang I Ahmad dan Kades Tonasa Anwar Jama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan ini Kades Tonasa Anwar Jama menyebutkan, hutan yang ada di Desa Tonasa sudah dalam bentuk ancaman kepada masyarakat terkhusus di Desa Tonasa baik yang dikelola oleh perusahaan ataupun yang dikelola  masyarakat,” kata Anwar Jama.

Di tempat yang sama, Ketua KNPI Tombolopao yang turut hadir menyebutkan jika pengelolaan hutan akan menimbulkan ancaman kepada masyarakat karena yang menikmati hanya segelintir orang yang ada di luar Tombolopao.

Kapolsek Tombolopao Ipda Jumarang mengatakan, mengenai pengelolaan hutan harus melibatkan semua kalangan untuk mencegah terjadinya atau timbulnya suatu ancaman kepada masyarakat.

Pada dialog itu pun kapolsek menegaskan bahwa hutan harus pada fungsi pokok dan peruntukannya.

” Jika terjadi suatu tindakan yang melawan hukum dalam kawasan hutan, maka kami akan lakukan proses hingga tuntas,” tandas kapolsek.

Diapun mengingatkan agar kelestarian hutan diperhatikan dan dijaga. Sebab fungsi hutan itu bukan hanya menjaga tingkat suhu wilayah tapi lebih pada mencegah terjadinya longsor dan lainnya.

” Makanya saya ajak masyarakat untuk paham fungsi hutan serta peruntukannya agar muncul kesadaran pribadi untuk menjaga keselamatan daerah,” terang kapolsek.-