ikut bergabung

Lokakarya dan Workshop Kurikulum Universitas Megarezky Mengangkat Tema “Rekonstruksi Kurikulum Program Studi Lingkup Unimerz Dalam Memfasilitasi Merdeka Belajar”

KPU Makassar telah menerima pendaftaran empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar. Siapa pasangan calon favorit menurut Anda?


Berita

Lokakarya dan Workshop Kurikulum Universitas Megarezky Mengangkat Tema “Rekonstruksi Kurikulum Program Studi Lingkup Unimerz Dalam Memfasilitasi Merdeka Belajar”

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kegiatan lokakarya dan workshop kurikulum program studi di lingkungan Universitas Megarezky di ikuti kurang lebih 78 orang melalui virtual aplikasi zoom .

Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor Universitas Megarezky Prof. Dr.dr. Ali Aspar Mappahya, Sp.PD., Sp.JP (K).

Dalam sambutannya Prof Ali Aspar menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini, ditengah-tengah pandemi covid-19 ini dalam melaksanakan kegiatan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ia juga mengatakan dalam menerapkan Program Merdeka Belajar program studi menyesuaikan dengan program-program yang dibuat dan sesuaikan dengan arah kebijakan dan strategi untuk Pendidikan tinggi berkualitas.

Dia menekakan untuk program Merdeka Belajar dengan adanya pembukaan program studi baru di Universitas Megarezky.

Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar di wakili oleh Sekretaris Yayasan Pendidikan Mega Rezky Dr. IT. Supriadi, S.Kom.,MT menyampaikan bahwa kurikulum yang dibuat sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Jadi lulusan mempunyai masa depan yang cemerlang.

Ia berharap dalam kegiatan serupa langsung diadakan praktek, sehingga prodi – prodi dapat lebih dimengerti.

Dalam kegiatan tersebut ada dua Narasumber. Narasumber pertama Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Narasumber kedua Kepala UPKB Jumrah, S.ST.,M.Keb.

Narasumber pertama Ns. Julia Fitrianingsih selaku Wakil Rektor 1 Bidang Akademik menyampaikan persiapan memasuki TA baru 2020/2021 prodi lingkup UNIMERZ diharapkan mampu menyusun kurikulum dengan mengikuti perkembangan dunia Industri dan menyesuaikan dengan peraturan Kemendikbud tentang kebijakan merdeka belajar.

Dia juga menyampaikan perubahan perubahan yang terjadi sesuai dengan tuntutan Revolusi Industri 4.0. Dimana era digitalisasi harus sudah menjadi keharusan, kebijakan kampus merdeka bahwa kurikulumn 2020 ini sebisa mungkin berlandaskan adanya IT literacy, ada flexibility untuk mahasiswa dan ada pengakuan dari Insdustri atau user.

Selain itu kurikulum merdeka belajar harus memiliki sinergitas dengan PD DIKTI sesuai Permendikbud RI No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi sehinggap Universitas Megarezky harus memiliki spirit dari kebijakan kampus merdeka dengan mengembangkan kurikulum dengan proses pembelajaran, inovasi penelitian dan inovasi pada kegiatan pengabdian masyarakat sehingga lulusan yang dihasilkan kompeten dan professional tambahnya.

Sementara Narasumber kedua Kepala Unit Pengembangan Kurikulum dan Bahan Ajar (UPKB)Jumrah, S.ST.,M.Keb menyampaikan bahwa perlunya ada pendampingan teknis lebih lanjut pada seluruh prodi untuk menyusun kurikulum berbasis merdeka belajar dan melakukan pengembangan capaian pembelajaran baik yang sudah dimuat dalam capaian dalam prodi,maupun capaian luar prodi dan luar PT.

Setelah pemaparan materi dari narasumber selanjutkan dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab oleh beberapa peserta workshop.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Wakil Rektor, Para Dekan, Wakil dekan, Kaprodi, Sekretaris Prodi dan Segenap Pengelola program studi di lingkungan Universitas Megarezky. (**)

Komentar Anda

Channel

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Berita

Populer Minggu ini

Arsip

To Top