ikut bergabung

Peserta Virtual OP3 Covid-19 Apresiasi Gerakan Sejuta Masker dan Perda Wajib Masker Gowa

KPU Makassar telah menerima pendaftaran empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar. Siapa pasangan calon favorit menurut Anda?


Suasana virtual OP3 di masa pandemi covid-19 dimana dr Gaffar tampil sebagai narasumber.(foto/ist)

Sulsel

Peserta Virtual OP3 Covid-19 Apresiasi Gerakan Sejuta Masker dan Perda Wajib Masker Gowa

GOWA, UJUNGJARI.COM — Puluhan peserta virtual Optimalisasi Peran Pengawasan dan Pengamanan (OP3) di Masa Pandemi Covid-19 yang digelar Pusat Pelatihan Pengembangan dan Pemetaan Kompetensi ASN bekerjasama Pusdikmin Lemdiklat Polri pada Jumat (14/8/2020) kemarin mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang saat ini telah membuat Kabupaten Gowa sebagai salah satu daerah epicentrum covid-19.

Apresiasi dan kesalutan para peserta ini disebabkan Gowa melakukan gerakan serentak bagi-bagi sejuta masker pada Juli lalu dan kemudian Gowa juga membuat Perda Wajib Masker.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Gowa dr Gaffar yang tampil menjadi narasumber dalam virtual tersebut pun takjub dengan respon para peserta terhadap paparan materi yang disajikannya.

Dikatakan dr Gaffar yang juga adalah DPDK Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Gowa ini dalam virtual Optimalisasi Peran Pengawasan dan Pengamanan (OP3) di Masa Pandemi Covid-19 tersebut, dirinya bersama para peserta saling sharing terkait protokol kesehatan khususnya program canangan Pemkab Gowa Gerakan Sejuta Masker.

” Kami sharing terkait gerakan sejuta masker dan terkait strategi Pemkab Gowa dalam menekan angka kasus covid-19 di Kabupaten Gowa. Dan Alhamdulillah, peserta mengapresiasi Perda Masker Kabupaten Gowa yang lagi diupayakan saat ini dimana Perda ini akan mengikat selama pandemi covid-19 ada,” jelas dr Gaffar.

Dijelaskannya, Gerakan Sejuta Masker yang juga masuk dalam rekor MuRI ini ternyata mampu melandaikan angka kasus covid’19 di Gowa. Dimana sebelumnya angka kasus pasien positif dalam per hari bisa mencapai 15 hingga 20 orang, namun setelah gerakan ini, peningkatan kasusnya melambat bahkan hanya terhitung 5 kasus dalan per hari saja.

” Kita patut bersyukur semoga upaya Pemkab Gowa untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 bisa dihentikan segera. Melandainya angka kasus covid-19 di Gowa tentu menjadi tolok ukur implementasi kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rutin cuci tangan, jaga jarak dan tidak bersentuhan fisik satu sama lain dan kemana-mana bawa hand sanitizer,” kata dr Gaffar.-

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top