BARRU, UJUNGJARI.COM — Bupati Barru Suardi Saleh meminta kepada masyarakat desa Binuang untuk tetap melestarikan budaya Mappadendang. Hal itu disampaikan Suardi saat menghadiri acara Mappadendang di rumah Sao Soro Kannae Dusun Lapao, desa Binuang, Kecamatan Balusu,Kamis (9/9).

Di hadapan Bupati Barru, kepala desa Binuang Andi Hendra Palowongi menyatakan setiap pesta panen di desa ini, warga selalu menggelar tradisi Mappadendang yang lazimnya dilaksanakan pada malam ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur kepada yang maha kuasa atas keberhasilan panen di Dusun Lapao,”  ujar Andi Hendra.

Dijelaskan Andi Hendra bahwa kegiatan ini terlaksana karena adanya sinergitas dengan semua komponen masyarakat di desa Binuang sehingga acara Mappadendang ini bisa terlaksana.

“Alhamdulillah kegiatan Mappadendang sudah menjadi event tahunan sehingga desa Binuang sudah menganggendakan setiap pesta panen, maka dirangkaikan dengan Mappadendang,” terangnya.

Sementara itu Bupati Barru Suardi Saleh mengapresiasi upaya masyarakat dusun Lapao yang tetap menjaga dan melestarikan budaya Mappadendang.

“Hal ini membuktikan bahwa warga dusun Lapao tidak melupakan sejarah dan budaya leluhurnya. Apalagi Mappadendang merupakan wujud rasa syukur atas keberhasilan panen di Lapao tahun ini sehingga acara mappadendang ini bisa kembali dilaksanakan,” ucap Suardi.

Tahun lalu, kata Suardi
Luas Tambah Tanam (LTT) hanya 5000 hektar, tetapi tahun ini sudah bertambah 7000 hektar. “Berarti ada kenaikan sekitar 2000 hektar. Kesuksesan ini menunjukkan bahwa petani tak pernah berhenti berbuat dan  produksi pertaniannya terus meningkat,” pungkasnya. (udi)