PANGKEP, UJUNGJARI– PT Semen Tonasa memiliki tanggungjawab untuk tetap menstabilkan total kapasitas produksi dan mutu penjualannya agar dukungan terhadap roda pembangunan tetap berjalan. 

Meski begitu, terkhusus Tonasa V yang rutin melaksanakan program ‘Overhaul Major’ dan kepatuhan dalam protokol kesehatan sehingga sukses dalam mencapai ‘Zero Accident-Zero Konfirmasi Covid-19’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari Holding Semen Indonesia (SIG), PT Semen Tonasa tetap berkomitmen dalam menjalankan amanah pembangunan terhadap segala perubahan. 

Diperusahaan ini tetap berkolaboratif dengan berbagai lini, demi memajukan sektor perekonomian di Indonesia, khususnya di Kawasan Indonesia Timur.

Agenda kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh pabrik yang beralamat di Kabupaten Pangkep ini yaitu Overhaul Major Tonasa V yang berkapasitas produksi 2,5 jt ton/tahun. Pemeliharaan seluruh perangkat operasional pabrik merupakan jadwal yang harus dilaksanakan agar produksi tetap berjalan dengan optimal.

Walau ditengah pandemi covid yang melanda seluruh negeri, perusahaan tetap mempunyai tanggungjawab untuk melaksanakan jadwal pemeliharaan mesin tentunya dengan menerapkan aturan protokoler kesehatan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid 19. 

Koordinasi tim Operasi Pabrik dengan Tim Covid 19 Semen Tonasa lebih ditingkatkan, khususnya terkait keterlibatan tenaga kerja yang melaksanakan overhaul. Sebagai bukti keseriusan management PT Semen Tonasa terhadap penerapan protokoler kesehatan.

Maka beberapa tahapan yang dilakukan melalui proses yang sangat ketat, proyek yang melibatkan tenaga kerja dengan total 570 orang terdiri dari 130 tenaga kerja ahli/expert yang didatangkan oleh vendor dari luar Sulsel .

Selain itu ada 440 tenaga tenaga outsourcing Semen Tonasa serta tenaga kerja lokal yang berasal dari luar Kabupaten Pangkep harus mengikuti aturan yang berlaku. 

Seluruh tenaga kerja yang  berasal dari luar Kabupaten Pangkep harus melakukan swab test yang dibiayai oleh Semen Tonasa sedangkan tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Pangkep wajib melakukan rapid test di Semen Tonasa Medical Centre untuk mendapatkan surat keterangan sehat untuk selanjutnya dilaporkan ke Unit Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). 

Selama pelaksanaan overhaul vendor juga wajib mengisi form self assement kesehatan pekerjanya yang dilaporkan secara berkala agar dapat dimonitoring (oleh tim Ranger Covid Semen Tonasa) terkait perkembangan kondisi kesehatan para pekerja yg terlibat dalam kegiatan overhaul tersebut.

Kepala Biro HumasAndi Said Chalik selaku kepala Biro Humas & Sekretariat Semen Tonasa Sekretaris Tim Covid 19 PTST menjelaskan bahwa, aturan yang diterapkan oleh perusahaan sangat ketat mengingat penyebaran virus corona ini dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, sehingga perusahaan harus tegas dalam penerapan protokoler kesehatan untuk memutus mata rantai Covid 19. 

Pihak PT Semen Tonasa setiap hari melakukan sosialisasi safety induction dan sosialisasi penerapan protokler kesehatan serta doa bersama sebelum memulai pekerjaan.

“Untuk mencegah penyebaran virus Covid maka seluruh tenaga kerja yang berasal dari luar Kabupaten Pangkep disewakan tempat tinggal disekitar pabrik (ring I) juga penginapan di wisma perusahaan agar memudahkan pemantauan tenaga kerja tersebut dan selanjutnya setelah 14 hari kegiatan dilakukan rapid test di Semen Tonasa Medical Centre,” kata Andi Said.

Penjelasan serupa juga disampaikan General Manajer of Maintenance, Ir. Amiruddin Assegaf, kegiatan Overhaul Major Tonasa V ini meliputi Rebricking 56 Meter, penggantian Liner Hummer Crusher Cooler, perbaikan MBF Coal Mill, penggantian Wear Segment Tyre Raw Mill, perbaikan Rotor Separator Raw Mill, penggantian Innertube Cyclone 10 Preheater, Pengelasan Tyre Dan Dumring FM 552, penggantian Weight Feeder Atox, Overhaul Motor MD Raw Mill, Overhaul Mill Fan Coal Mill, Overhaul MMC Cross Bar Cooler. (*)