ikut bergabung

Kejari Usut Pungli Sewa Kios Kanre Rong Karebosi

Politik

Kejari Usut Pungli Sewa Kios Kanre Rong Karebosi

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, diam-diam mengusut dugaan korupsi pungutan liar (Pungli) penyewaan kios pusat kuliner Kanre Rong Karebosi, yang terletak di Jalan RA Kartini, Kota Makassar.

Kasus dugaan korupsi pungli pembayaran sewa kios di Kanre Rong Karebosi, yang telah berperoses di tahap penyelidikan ini, mulai diusut oleh pihak Kejari Makassar, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, mengatakan jika kasus tersebut telah berproses di tahap penyelidikan.

“Sekarang sedang berproses dalam tahap penyelidikan. Kasusnya sedang diselidiki oleh bidang intelijen Kejari Makassar,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar Ardiansyah Akbar, Kamis (24/9).

Diselidikinya kasus tersebut, kata mantan Kacabjari Pelabuhan Makassar ini. Setelah pihaknya mendapatkan informasi, jika ada pihak atau oknum Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kanre Rong, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Makassar, diduga telah melakukan pungli sewa kios di kawasan Kanre Rong Karebosi, terhadap sejumlah pedagang. Dengan pembayaran sewa yang nilainya bervariatif.

“Jadi pedagang disitu, ada yang dipungut biaya sewa perbulan dan ada juga yang pertahun,” tukas Ardiansyah.

Padahal seharusnya menurut Ardiansyah, kios-kios yang berada di kawasan kuliner Kanre Rong Kerebosi tersebut, tidak boleh dipersewakan atau pun di pindah tangankan.

Guna kepentingan penyelidikan dalam kasus ini. Penyelidik Intelijen Kejari Makassar, telah menjadwalkan pemanggilan untuk permintaan keterangan. Terhadap para pedagang, pemilik kios di kawasan kuliner Kanre Rong Karebosi.

Terkait dugaan adanya pungli yang dilakukan oleh oknum UPTD Kanrerong, Dinas Koperasi Kota Makassar. “Hari ini kita telah mengundang para pedagang pemilik kios di Kanre Rong, untuk kita mintai klarifikasinya,” beber Ardiansyah.

Permintaan klafikasi yang dilakukan ini menurut Ardiansyah, untuk dapat mendalami sejauh mana perbuatan tindak pidananya. Tak hanya pihak pedagang yang akan dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Pihaknya juga berencana akan melakukan permintaan keterangan terkait kasus tersebut. Terhadap instansi atau Dinas terkait. “Selanjutnya kami mintai keterangan dari Dinas yang terkait,” pungkasnya.  (mat)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Politik

Populer Minggu ini

Arsip

To Top