GOWA, UJUNGJARI.COM — Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo mengimbau para kepala daerah se-Sulawesi Selatan untuk meningkatkan pelayanan publik di daerah masing-masing.
Penegasan itu disampaikan Tjahyo saat membuka rapat koordinasi DPM-PTSP kabupaten/kota se Sulawesi Selatan sekaligus pendatanganan MoU antara gubernur dangan para bupati/walikota tentang percepatan dan kemudahan investasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/10/2020) pagi.
Dalam kesempatan itu Tjahyo mengatakan, program strategis pusat harus sejalan dengan program gubernur, dan bupati/walikota di Sulsel.
Salah satunya dalam meningkatkan pelayanan publik, yang bertujuan mampu melayani masyarakat dengan cepat sehingga para investor tertarik masuk dengan pelayanan yang lebih cepat.
“Semua pemerintah daerah harus terus melakukan pembinaan pada unit pelayanan, salah satunya PTSP yang merupakan etalase pelayanan publik pemerintah dimana baik atau buruknya pelayanan publik sangat ditentukan dengan kepiawaian pegawai PTSP dalam memberikan layanan ke masyarakat,” kata Tjahyo.
Tjahjo berharap semua kabupaten kota segera melakukan transformasi dengan membuat Mal Pelayanan Publik (MPP) yang merupakan perluasan fungsi PTSP dengan menggabungkan seluruh jenis perizinan dan pelayanan.
“Perlu dilakukan terobosan besar untuk mendongkrak kinerja PTSP. MPP ini diharapkan menjadi pusat pelayanan dimana seluruh jenis pelayanan yang ada di SKPD, stakeholder, BUMN, BUMD dan swasta menjadi satu tempat agar memudahkan masyarakat dalam menginginkan pelayanan,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, Pjs Bupati Gowa Andi Aslam Patonangi mengaku saat ini MPP Gowa sedang dalam tahap penyusunan yang direncanakan akan rampung pada 2021 mendatang.
Selain itu, penandatangan MoU yang dilakukan kata Aslam, merupakan kesepakatan bersama antara Gubernur Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota se Sulsel, termasuk Kabupaten Gowa yang dilakukan untuk membangun komitmen dalam memudahkan investasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terhadap investor.
“Di masa pandemi ini yang kita inginkan pertumbuhan ekonomi terbuka lebar, seperti percepatan perizinan yang harus dilakukan dan direalisasikan sehingga kesempatan investor masuk di Kabupaten Gowa terbuka,” kata Aslam didampingi Asisten II Bidang Ekbang Muh Irwan dan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Gowa Indra Setiawan Abbas. (sar)

